Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Maluku

Bupati Aru Timotius Suarakan Urgensi Infrastruktur di Rakernas APKASI 2026

badge-check


Bupati Aru Timotius Suarakan Urgensi  Infrastruktur di Rakernas APKASI 2026 Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM.BATAM-Bupati Kepulauan Aru, Maluku, Timotius Kaidel, menegaskan posisinya sebagai garda terdepan dalam memperjuangkan nasib wilayah terluar pada Rakernas XVII APKASI 2026 di Aston Batam Hotel.

Kehadiran Kaidel bukan sekadar memenuhi undangan, melainkan membawa misi strategis, memastikan suara masyarakat Kepulauan Aru terdengar di panggung nasional.

Di tengah ratusan kepala daerah, Timotius Kaidel tampil vokal menyuarakan tantangan spesifik wilayah kepulauan yang kerap kali terabaikan dalam skema pembangunan konvensional.

“Daerah kepulauan memiliki karakteristik unik yang tidak bisa disamakan dengan daratan. Kami di Aru membutuhkan kebijakan yang lebih afirmatif, terutama terkait konektivitas antar-pulau dan penguatan kapasitas fiskal daerah terluar,” tegas Kaidel di sela-sela forum.

Bagi Kaidel, Rakernas ini adalah momentum emas untuk mendesak sinergitas yang lebih konkret antara Pemerintah Pusat dan Daerah.

Ia secara aktif melakukan diplomasi antar-kepala daerah untuk membuka peluang kerja sama lintas wilayah yang mampu mempercepat pembangunan infrastruktur dasar di Bumi Jargaria.

Langkah taktis Timotius Kaidel dalam membangun jejaring di tingkat nasional ini diharapkan menjadi katalisator bagi masuknya program-program strategis pusat ke Kepulauan Aru, demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang lebih berkeadilan. (KT)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Polda Maluku Ungkap 33 Kasus Narkotika Sejak Mei Hingga Juni 2026

29 Juni 2026 - 02:31 WIT

Umar Lessy Terpilih Aklamasi Jadi Ketua IKA Unidar Ambon

29 Juni 2026 - 02:26 WIT

Gakkum ESDM Resmi Tetapkan 25 Tersangka, 13 Lainnya DPO di Kasus Tambang Emas Gunung Botak Maluku

26 Juni 2026 - 02:02 WIT

Kodaeral Ambon Latihan Tempur di Atas KRI Dorang

25 Juni 2026 - 01:20 WIT

Gandeng Unpatti, Gakkum ESDM Dorong Kajian Ilmiah Demi “Selamatkan” Gunung Botak

24 Juni 2026 - 14:05 WIT

Trending di Maluku