KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Gubernur Hendrik Lewerissa, meninjau Pabrik PT Spice Islands Maluku (SIM) di Negeri Hatusua, Kecamatan Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Senin (23/6).
Saat peninjauan orang nomor satu di Bumi Raja-Raja tersebut, didampingi Pangdam Pattimura, Kapolda, Kabidan Maluku, Bupati SBB, Forkopimda dan tamu undangan lainnya.
Kehadiran Gubernur dan Forkopimda dalam rangka merespon permintaan manajemen untuk meninjau lokasi perusahaan baik kebun maupun pabriknya.
Gubernur menyampaikan dirinya memiliki fokus utama untuk menyikapi persoalan yang sangat fundamental di Provinsi Maluku yakni masalah kemiskinan.
“Kemiskinan ini juga bisa disebabkan karena pengangguran. Orang yang menganggur tentu saja tidak bisa mendapatkan pemasukan, yang mana pengangguran juga terjadi karena lapangan kerja yang tersedia sangat terbatas,” terangnya.
DItegaskan pemerintah yang tanggap dengan persoalan daerah harus mencari jalan keluar untuk mengatasi angka pengangguran.
“Karena jika angka pengangguran menurun maka angka kemiskinan juga otomatis bisa diturunkan. Untuk menciptakan lapangan kerja baru adalah tanggung jawab kita semua, bersyukurlah kita kepada basudara yang mengambil langkah menjadi UMKM dengan memulai usaha sendiri itu sudah sangat membantu, tapi disamping itu Pemerintah juga harus mendorong masuknya investasi,” imbuhnya.
Menurutnya tidak ada pilihan lain selain mendorong masuknya investasi agar tercipta lapangan pekerjaan.
“Pemerintah yang baik adalah pemerintah yang bisa menciptakan kondisi yang kondusif untuk investasi, jadi bapak/ibu semua Pemerintah membutuhkan dukungan semua pihak, kami sudah melakukan percepatan masuknya investasi, pemerintah tidak bisa berjalan sendiri butuh dukungan semua pihak masyarakat di wilayah investasi, baik Raja-Raja, Kepala Desa, Tokoh Pemuda, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, pilihannya ada di kita, jika kita mau agar anak-anak kita mempunyai lapangan pekerjaan, sementara tugas memberikan stabilitas untuk investasi adalah tanggung jawab Pemerintah,” jelas Lewerissa yang juga mantan Anggota DPR RI tersebut..
Kehadiran Forkopimda Provinsi Maluku kata dia, untuk menegaskan bahwa Pemerintah mendukung investasi dengan segala cara.
“Kepada stakeholder yang lain dihimbau untuk kita “Sorong Bahu”, lakukan yang terbaik untuk menciptakan atmosfer dan iklim investasi yang positif, karena manfaatnya sangat banyak,”pungkasnya .(KTL)


























