KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tematik Bacarita Manise Maluku Inklusif dan Sejahtera Provinsi Tahun 2025, dibuka Wakil Gubernur (Wagub) Abdullah Vanath di Hotel Santika Premiere Ambon, Rabu (11/6).
Dalam sambutannya mantan Bupati Seram Bagian Barat itu, menyampaikan terima kasih kepada SKALA dan DFAT (Departemen Of Foreigin Affairs and Trade) yang sudah bersama-sama mendorong kolaborasi antara masyarakat sipil dan perangkat daerah
Kata dia, tahap penting penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), sehingga proses ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat.
Partisipasi masyarakat dalam perencanaan dan penganggaran sambung Wagub adalah salah satu fondasi utama dalam menciptakan kebijakan yang tepat sasaran dan berkeadilan,
“Hal ini terkandung dalam Sapta Cita Gubernur dan Wakil Gubernur pada poin yang ke-3 yakni, memperkuat pembangunan sumber daya manusia, sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, penguatan peran perempuan, pemuda dan penyandang disabilitas,” ungkapnya.
Kehadiran organisasi masyarakat sipil dalam forum ini mencerminkan peran masyarakat sebagai mitra strategis Pemerintah Daerah.
“Ini adalah wujud komitmen Pemerintah Provinsi Maluku dalam memainkan peran dan keterlibatan masyarakat dalam pembangunan Daerah,” ujarnya.
Sebagai penutup, seluruh peserta diajak untuk bersama-sama membangun komunikasi yang terbuka dengan dialog yang konstruktif.
“Diharapkan dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi ini perencanaan dan penganggaran daerah dapat berjalan dengan baik,”pungkas Wagub.
Sekedar diketahui Musrembang dihadiri Pimpinan DPRD Provinsi Maluku, Perwakilan Kedutaan Besar Australia, Sekretaris TP PKK, Direktorat Otonomi Daerah, Direktur Pengasuhan Keluarga dan Anak (BAPPENAS), Pimpinan OPD lingkup Pemerintah Provinsi, serta Organisasi Masyarakat Sipil. (KTL)

























