KABARTIMURNEWS.COM.MASOHI – Tekad Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Tengah (Malteng), untuk benahi Negeri Administratif Masihulan, Rumaholat, dan Sawai, Kecamatan Seram Utara, usai dicabik konflik antarwarga, terus dilakukan.
Salah satunya, Minggu, 13 April 2025, kemarin, Bupati Malteng Zulkarnain Awat Amir, atau yang lebih akrab disapa Bang Ozan ini, bersama, Forkopinda, menyalurkan sejumlah bantuan sosial (Bansos), bagi warga Masihulan, Rumaholat dan Sawai.
Dari tiga negeri yang terlibat konflik antarwarga, terdapat puluhan rumah di Negri Masihulan ini, hancur setelah konflik yang terjadi, 3 April 2025, lalu.
Bupati didampingi Sekda Malteng Rakib Sahubawa, Dandim 1502/Masohi, Danyon Brimob Kompi B Polda Maluku dan sejumlah Pimpinan OPD, dalam menyalurkan bantuan bagi warga yang terdampak konflik itu.
Bupati Malteng menyerahkan bantuan berupa 500 kg beras, 110 pasang seragam sekolah, paket peralatan dapur dan peralatan olahraga kepada pemuda di Negeri Masihulan.
Selain untuk Negeri Masihulan, Bupati Malteng juga menyerahkan bantuan 500 kg beras kepada warga Rumaolat, Negeri Administratif Olong dan Negeri Sawai.
Zulkarnain menyampaikan komitmennya Pemerintah Daerah akan terus melakukan koordinasi dan memantau perkembangan masyarakat negeri Masihulan.
“Koordinasi bersama OPD terus dilakukan, dengan Dinas Kesehatan kami siapkan posko kesehatan darurat. Ini semua tentunya untuk memulihkan kembali kondisi masyarakat di negeri ini,” ujar Bang Ozan.
Menurutnya, semua permasalahan yang terjadi sedang dalam proses penyelesaian. Ia meminta masyarakat bersabar dan tetap menjaga kondisi keamanan di negeri. “Kami berharap semua warga dapat tetangkan diri. Kita sama- sama jaga kondisi, jaga keamanan dan pemerintah beserta aparat keamanan terus ada bersama katong samua,” imbaunya.
Dia berharap masyarakat dapat membantu Pemerintah Daerah untuk sama-sama menjaga dan menciptakan kedamaian serta tidak terpancing kepada isu-isu yang memprovokasi agar kondisi keamanan menjadi terganggu. (KT)


























