KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku, menjamin ketersediaan bahan pokok (Bapok) kepada masyarakat aman, menjelang Hari Raya Idul Idul Fitri 1446 Hijriah.
Kepastian ini disampaikan langsung Wakil Gubernur (Wagub) Maluku Abdullah Vanath, kepada awak media di lantai dua kantor gubernur, Rabu (5/3).
Orang nomor dua di Maluku itu juga mengungkapkan harga Bapok tetap terkendali dalam beberapa bulan ke depan.
“Kendati ada lonjakan permintaan yang biasa terjadi menjelang hari besar keagamaan. Tetapi harga Bapok tetap terkendali,” tegasnya.
Pemprov Maluku kata Vanath, telah membentuk tim khusus untuk memantau pergerakan harga barang di pasar.
Kebijakan ini ditempuh sambung dia , agar masyarakat tidak khawatir dalam merayakan Idul Fitri.
“Pemprov terus melakukan pemantauan terhadap harga-harga kebutuhan pokok. Memang ada beberapa harga yang mengalami kenaikan, tetapi dapat dipastikan akan kembali stabil dalam satu atau dua hari ke depan,” tutur mantan Bupati Kabupaten SBT dua periode itu.
Ditempat yang sama Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Maluku, Kasrul Selang menyebutkan stok bapok diantaranya beras, bawang, daging, telur, gula pasir, dan minyak goreng, cukup hingga beberapa bulan ke depan.
“Saat ini, ketersediaan beras yang dimiliki Perum Bulog mencapai 41 ribu ton, sementara kebutuhan masyarakat Maluku sekitar 47 ribu ton. Stok ini cukup untuk enam bulan ke depan, dan dalam waktu dekat akan ada tambahan. Kemudian untuk bawang merah sebagai salah satu komoditas yang sering mengalami kenaikan harga. Namun, dengan ketersediaan 530 ton bawang, sementara kebutuhan hanya 430 ton. Begitu pula dengan stok daging, yang saat ini mengalami surplus dan dipastikan cukup hingga setelah Idul Fitri. Telur, gula pasir, dan minyak goreng juga dalam kondisi aman. Untuk minyak tanah, stok tersedia dan cukup hingga enam hari ke depan. Ini hanya soal tata kelola distribusi saja,” rinci Kasrul.
Ditambahkan Pemprov Maluku terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat guna memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil dan dapat dijangkau oleh masyarakat.
“Berbagai langkah telah dilakukan Pemprov untuk ketersediaan bapok selama Ibadah Puasa maupun Perayaan Idul Fitri sehingga kami harap masyarakat tidak perlu khawatir,”pungkasnya. (KTL)


























