KABARTIMURNEWS.COM.AMBON-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Tengah (Malteng) membuka pintu air Bendungan Samal untuk mendukung kelancaran musim tanam pertama di wilayah tersebut.
“Pembukaan irigasi tersebut menjadi langkah strategis untuk memastikan ketersediaan air bagi lahan persawahan,” kata Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir melalui keterangan pers yang diterima di Ambon, Selasa.
Ia mengatakan bendungan tersebut mengairi sekitar 7.000 hektare lahan persawahan sehingga distribusi air diharapkan berjalan optimal.
Peresmian turut dihadiri Plt Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Maluku Gunawan, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Maluku Ilham Tauda, serta jajaran terkait.
Bupati menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, provinsi, dan pusat dalam mendorong kemajuan sektor pertanian.
Selain itu, pemerintah menyalurkan bantuan pompa air kepada desa-desa di sekitar bendungan untuk memperkuat sistem irigasi.
Usai pembukaan pintu air, kegiatan dilanjutkan dengan tanam padi perdana di Desa Waisiah sebagai penanda dimulainya musim tanam.
Pemerintah daerah juga melakukan pembinaan kepada penyuluh pertanian lapangan untuk meningkatkan kapasitas pendampingan petani.
Sebelumnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meminta kepala daerah memetakan wilayah rawan kekeringan sebagai langkah menghadapi musim kemarau akibat fenomena El Nino guna menjaga produksi dan ketahanan pangan nasional.
Instruksi tersebut ditujukan kepada gubernur dan bupati di seluruh Indonesia agar menyiapkan langkah antisipasi, termasuk sistem peringatan dini dan penguatan sarana pendukung pertanian. (AN/KT)


























