Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Nasional

KPK Sebut Barang Bukti Kasus Ketua dan Waka PN Depok Capai Rp850 Juta

badge-check


					KPK Sebut Barang Bukti Kasus Ketua dan Waka PN Depok Capai Rp850 Juta Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM.JAKARTA-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan barang bukti kasus dugaan korupsi yang berawal dari operasi tangkap tangan (OTT) dan melibatkan Ketua Pengadilan Negeri Depok I Wayan Eka Mariarta (EKA) maupun Wakil Ketua PN Depok Bambang Setyawan (BBG) mencapai Rp850 juta.

“Tim KPK mengamankan beberapa bukti berupa uang tunai yang dibungkus dalam sebuah tas ransel warna hitam senilai Rp850 juta,” ujar Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (6/2) malam.

Asep mengatakan barang bukti tersebut disita KPK dari Juru Sita PN Depok Yohansyah Maruanaya (YOH).

Sementara itu, dia memandang penyitaan barang bukti kasus hakim PN Depok tersebut menunjukkan beragam cara penyimpanan uang oleh para pelaku dalam perkara dugaan korupsi yang ditangani KPK pada beberapa waktu terakhir.

“Jadi, ini ada tren berbeda ya. Beberapa waktu yang lalu ada yang pakai karung kan uangnya nih, kemarin ditaruh di kardus, dan yang ini di dalam tas ransel,” katanya.

Sebelumnya, pada 5 Februari 2026, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap hakim di wilayah Kota Depok, Jawa Barat. KPK menjelaskan OTT tersebut terkait dugaan korupsi dalam pengurusan perkara sengketa lahan.

Pada 6 Februari 2026, Wakil Ketua Komisi Yudisial Desmihardi menyatakan lembaganya mendukung langkah KPK, dan akan menindaklanjuti permasalahan tersebut.

Pada tanggal yang sama, KPK mengungkapkan menangkap tujuh orang dalam OTT tersebut yang terdiri atas Eka, Bambang, seorang dari PN Depok, kemudian seorang direktur dan tiga orang pegawai Karabha Digdaya yang merupakan anak usaha Kementerian Keuangan.

KPK kemudian menetapkan lima dari tujuh orang tersebut sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terkait penerimaan atau janji dalam pengurusan sengketa lahan di lingkungan PN Depok.

Mereka adalah Ketua PN Depok I Wayan Eka Mariarta (EKA), Wakil Ketua PN Depok Bambang Setyawan (BBG), Juru Sita PN Depok Yohansyah Maruanaya (YOH), Direktur Utama Karabha Digdaya Trisnadi Yulrisman (TRI), dan Head Corporate Legal Karabha Digdaya Berliana Tri Kusuma (BER). (AN/KT)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

KI Pusat Perintahkan BKN Buka Informasi Hasil TWK KPK Untuk Pemohon

24 Februari 2026 - 02:58 WIT

Menteri ESDM Tegaskan Mineral Kritis Tetap Wajib Hilirisasi

21 Februari 2026 - 21:36 WIT

Enam Bulan “Puasa” Sanksi, Ahmad Sahroni Resmi Kembali Pimpin Komisi III

19 Februari 2026 - 12:04 WIT

Menteri ESDM Dampingi Presiden Prabowo Perkuat Diplomasi Energi di AS

19 Februari 2026 - 11:20 WIT

Jaksa Agung Ultimatum Jaksa “Nakal” untuk Angkat Kaki!

18 Februari 2026 - 19:11 WIT

Trending di Nasional