KABARTIMURNEWS.COM.AMBON-Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Pattimura (Unpatti) melaksanakan terobosan penting dalam menjawab krisis layanan kesehatan spesialistik di wilayah kepulauan Maluku.
Melalui program pengabdian masyarakat, FK Unpatti membawa layanan Neurologi (Saraf) spesialistik langsung ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banda Neira, Kabupaten Maluku Tengah.
Kegiatan ini merupakan upaya konkret Unpatti untuk mendekatkan layanan kesehatan yang selama ini terpusat di Ambon kepada masyarakat kepulauan yang terisolir.
Kepala Bagian Dokter Kepulauan FK Unpatti yang juga seorang spesialis saraf, dr. Bertha Jean Que, memimpin langsung tim layanan kesehatan spesialistik neurologi di Banda Neira, Kamis (4/12).
“Kegiatan ini difokuskan di RSUD Banda Neira sebagai langkah nyata menghadirkan layanan kesehatan spesialistik yang sulit diakses oleh masyarakat wilayah kepulauan,” ujar dr. Bertha di Ambon.
Dalam pelayanan kesehatan tersebut, tim yang dikerahkan tidak hanya memberikan pemeriksaan neurologi secara menyeluruh, tetapi juga menggelar layanan kesehatan gratis yang komprehensif. Layanan yang diberikan mencakup pemeriksaan darah untuk asam urat, kolesterol, dan gula darah, sesi fisioterapi oleh fisioterapis, serta pembagian obat gratis kepada pasien.
Total sebanyak 40 pasien di Banda Neira berhasil terlayani selama pelaksanaan kegiatan spesialistik tersebut.
Kegiatan ini juga menjadi ajang kolaborasi internasional dengan melibatkan seorang mahasiswa Fakultas Kedokteran dari The University of Amsterdam, Jasper Staal, serta para koas FK Unpatti yang turut melaksanakan bakti sosial.
Rektor Universitas Pattimura, Freddy Leiwakabessy, menyatakan apresiasi tinggi dan menegaskan bahwa kegiatan ini adalah perwujudan tanggung jawab kampus dalam menjawab kebutuhan riil masyarakat.
“Unpatti memiliki komitmen kuat menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat di daerah kepulauan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa kehadiran perguruan tinggi bukan hanya untuk menghasilkan sarjana, tetapi juga memberi solusi nyata di tengah kesenjangan layanan,” tegas Leiwakabessy.
Ia menambahkan, Unpatti akan terus memperluas program pengabdian masyarakat di bidang kesehatan ini ke wilayah kepulauan lainnya sebagai bagian dari kontribusi universitas dalam mendukung pemerataan layanan kesehatan di seluruh Maluku. (AN/KT)


























