Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Malteng

Langkah Strategis Bupati Malteng Dalam Menata Wajah Baru Pariwisata Banda Neira

badge-check


Langkah Strategis Bupati Malteng Dalam Menata Wajah Baru Pariwisata Banda Neira Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM.BANDANAIRA-Pesona sejarah dan kekayaan alam Banda Neira kini tengah bersiap memasuki babak baru dalam peta pembangunan nasional.

 Bupati Maluku Tengah (Malteng), Zulkarnain Awat Amir, mengawal langsung agenda penyusunan Rencana Pembangunan Infrastruktur Kawasan Strategis (RPIKS) Pariwisata Banda Neira Tahun Anggaran 2026.

Pertemuan krusial yang diselenggarakan oleh Direktorat Pengembangan Kawasan Strategis ini berlangsung khidmat di Kantor Kecamatan Banda,  pada Kamis, 24 April 2026, pekan, kemarin,  menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam memoles “Mutiara dari Timur” tersebut.

Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Sebagai kawasan yang memiliki nilai sejarah dunia dan biodiversitas laut yang luar biasa, Banda Neira membutuhkan sentuhan perencanaan yang lebih presisi.

Melalui kegiatan ini, tim ahli melakukan verifikasi delineasi kawasan, memetakan isu-isu strategis, hingga mengumpulkan data dasar infrastruktur permukiman. Semua ini dilakukan agar pembangunan yang direncanakan memiliki landasan data yang kuat dan sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

Dalam arahannya, Bupati Zulkarnain menegaskan kejayaan masa lalu Banda Neira harus selaras dengan kenyamanan fasilitas masa kini.

Ia menekankan pembangunan infrastruktur di wilayah kepulauan ini tidak boleh lagi bersifat parsial atau terpotong-potong.

Baginya, lanjut dia, setiap jengkal pembangunan harus terintegrasi dan memiliki tujuan yang jelas: menciptakan kawasan wisata yang berkelanjutan namun tetap menjaga marwah budaya setempat.

“Penyusunan RPIKS ini adalah kunci agar pembangunan tepat sasaran. Kita ingin memastikan bahwa infrastruktur yang hadir benar-benar mendukung kebutuhan kawasan wisata tanpa mengesampingkan kualitas hidup masyarakat lokal,” ungkapnya.

Dia juga menaruh harapan besar pada sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, terutama dalam penyelarasan program infrastruktur dasar seperti penataan pemukiman, akses air bersih, hingga sistem sanitasi yang modern demi kenyamanan para pelancong.

Agenda besar ini pun turut melibatkan tim teknis kementerian, perangkat daerah, serta tokoh masyarakat di tingkat kecamatan.

Kehadiran berbagai pemangku kepentingan ini memastikan dokumen perencanaan yang disusun bukan sekadar teori di atas kertas, melainkan sebuah peta jalan yang konkret untuk menyulap Banda Neira menjadi destinasi kelas dunia yang lebih tertata dan kompetitif di tahun 2026 mendatang. (KTE)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Paparkan “Banda Green” Bupati Tampil Bak Dirigen Orkesta

25 Juli 2026 - 21:41 WIT

Pelajar Amerika-Eropa Diboyong Promosikan Banda Neira ke Mata Internasional

22 Juli 2026 - 22:21 WIT

Menyapu Sampah, Merawat Kebersihan: Aksi Nyata Lanud Pattimura di Desa Hatu

21 Juli 2026 - 20:56 WIT

RUU Daerah Kepulauan Godok Dana Khusus, Amankan Ekonomi Biru dan Hak Masyarakat Adat

20 Juli 2026 - 17:27 WIT

Lobi Kilat Bupati Malteng Direspons Cepat, Kementerian PU Turunkan Tim Selamatkan Pelabuhan Banda Neira

15 Juli 2026 - 22:40 WIT

Trending di Malteng