KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambon, Maluku membentuk karakter warga binaan dengan menggencarkan kegiatan keagamaan, salah satunya melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Kepala Lapas Ambon Herliadi di Ambon, Rabu, mengatakan peringatan Maulid Nabi menjadi sarana penting pihaknya membentuk karakter warga binaan agar lebih religius, berakhlak, serta siap kembali berbaur di tengah masyarakat setelah menjalani masa pidana.
“Kegiatan keagamaan ini bukan hanya rutinitas, tetapi bagian dari pembinaan mental spiritual warga binaan. Melalui teladan Nabi Muhammad SAW, kami berharap mereka dapat memperbaiki diri dan menjadi pribadi yang lebih baik,” ujar dia.
Ia menjelaskan Lapas Ambon secara konsisten mengadakan berbagai kegiatan pembinaan, termasuk kajian keagamaan, keterampilan, dan pendidikan nonformal, sehingga warga binaan mendapatkan bekal spiritual dan kemampuan praktis sekaligus.
Dalam kegiatan tersebut, Ustadz Usman Bahta hadir memberikan tausiah tentang hikmah kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Ia menekankan pentingnya meneladani sifat jujur, sabar, dan kasih sayang Rasulullah sebagai bekal warga binaan ketika kembali ke masyarakat.
“Maulid Nabi ini mengingatkan kita semua bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah. Dengan meneladani akhlak Rasulullah, insyaallah warga binaan mampu menjadi pribadi yang lebih bermanfaat,” kata dia.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Maluku Ricky Dwi Biantoro mengatakan pembinaan berbasis keagamaan wujud nyata transformasi pemasyarakatan yang humanis kepada warga binaan.
Ia berharap melalui kegiatan keagamaan ini warga binaan dapat menjadi manusia yang lebih baik saat kembali ke masyarakat.
“Kami mendukung penuh langkah Lapas Ambon yang konsisten membina warga binaan melalui pendekatan spiritual. Hal ini akan memperkuat proses reintegrasi sosial mereka, sehingga bisa kembali diterima masyarakat dengan baik,” ujarnya. (AN/KT)


























