KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) secara serentak dalam rangka memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia dan HUT ke-80 Provinsi Maluku.
Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat sekaligus langkah nyata menjaga stabilitas harga pangan.
“Pemerintah hadir bersama masyarakat, memastikan bahan pokok tersedia dengan harga terjangkau. Ini bukan hanya soal distribusi pangan, tetapi juga bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat Maluku,” ujarnya di Ambon, Sabtu (…).
Dalam GPM, Perum Bulog Kanwil Maluku–Maluku Utara menyalurkan beras SPHP kemasan 5 kilogram seharga Rp60.000, lebih murah dibandingkan harga pasar Rp65.000. Selain itu tersedia minyak goreng Rp14.500 per liter dan gula pasir Rp17.000 per kilogram, seluruhnya di bawah harga pasar.
Gubernur Hendrik menegaskan, selisih harga ini sangat membantu masyarakat, terutama keluarga-keluarga di Maluku yang terdampak fluktuasi harga.
“Gerakan pangan murah akan terus kami dorong, khususnya menjelang hari-hari besar keagamaan dan peringatan nasional, agar stabilitas harga pangan tetap terjaga,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Perum Bulog Kanwil Maluku–Maluku Utara Mara Kamin Siregar menuturkan, program ini bertujuan menekan inflasi pangan sekaligus menjaga daya beli masyarakat.
“GPM bukan sekadar program, tetapi wujud nyata kepedulian negara dalam menjaga ketahanan pangan rakyat,” tegasnya.
Program ini mendapat dukungan dari Kementerian Pertanian, Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Dalam Negeri, serta Badan Pangan Nasional (Bapanas). (AN/KT)



























