Tindaklanjuti Perintah Kapolda

Operasi Lantas “Tangkap” Tujuh Motor

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON - Patroli gabungan personil Polresta P Ambon & Pp  Lease bersama personil Ditlantas Polda Maluku untuk antisipasi balapan liar di kota Ambon, digelar sejak Selasa (20/2) mulai pukul 23.00 WIT.

"Giat patroli gabungan personil Polresta P. Ambon & P.P. Lease ini dalam rangka pencegahan dan penindakan aksi balap liar yang dilakukan oleh para pemuda antar sesama klub motor pemuda di jalur jalan raya seputaran kota Ambon," ungkap Kasi Humas Polresta Ambon Ipda Janete Luhukay kepada Kabar Timur Rabu (21/2).

Patroli dipimpin langsung Kabagops Polresta P Ambon & P P Lease Kompol Johanis Titus, didampingi Pawas Polresta Pp Ambon & Pp Lease Kompol Seniman Jaya, AKP La Maru, Ipda Larry Nussy bersama Iptu Alfons Peilow (Pawas Ditlantas Polda Maluku).

Giat tersebut diikuti tim Polresta Ambon sebanyak personil 30 pers, sementara, Ditlantas 8 pers Pelaksanaan patroli dilaksanakan pada sejumlah lokasi yang sering digunakan nongkrong- nongkrong oleh para pemuda untuk aksi balapan liar," jelas Kasi Humas Polresta Ambon itu.

Rute patroli yakni Jln. A.Y Patty,  Jl. D.I Panjaitan, Mardika Jl. Tulukabessy, Jl. Jenderal Soedirman Batu Merah s/d bawah jembatan JMP, Jl. Rijaly, Jl. Pattimura, Jl. Jenderal Ahmad Yani, Jl. Yan Pais (Soema), Jl. Sultan Hairun, JL. Dana Kopra, Jl. Pilip Latumahina (Jalur depan RS. GPM).

Pelaksanaan patroli ditindak lanjuti penindakan dengan menempatkan personil pada beberapa titik di ruas jalan Jl. Yan Pais (gang pos) sampai Jl. Dana Kopra kota Ambon.

Sasaran petugas kepolisian, jelas Kasi Humas yakni kelompok pemuda yang sering berkelompok dengan kendaraan roda dua yang kerap ugal ugalan di jalan raya.  "Dikhawatirkan jika tidak dicegah dapat menyebabkan kecelakaan lalu lintas," tandas Kasi Humas Polresta Ambon.

Sasaran petugas adalah kelompok pemuda dengan kendaraan roda dua yang menggunakan knalpot brong.

Hasilnya, ungkap Kasi Humas Polresta, berhasil ditilang tujuh unit sepeda motor, antara lain, 1 unit sepeda motor Honda Vario No. Pol DE 3562 LJ warna biru; 1 Unit sepeda motor Honda CRV No. Pol DE 5190 NL warna putih pink; 1 unit sepeda motor Suzuki No.Pol DE 4399 AE warna silver orange, 1 unit sepeda motor Honda GL No.Pol DE 3338 AE warna Biru, 1 unit sepeda motor Yamaha Vega RR No.Pol DE 2015 LT warna Putih Hitam, 1 Unit sepeda Motor Yamaha Aerox No.Pol DE 2470 NP warna cokelat; dan 1 Unit sepeda Motor Yamaha Genio No. Pol DE 4199 NO warna Hitam Merah.

Selain melakukan penindakan hukum, pelaku balap liar juga didata dan dimasukan dalam daftar catatan kepolisian yang ada di data SKCK.

Sebelumnya Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia tegas menyatakan pelaku balapan liar harus diproses hukum.

“Tindak dan proses hukum. Datakan nama, masukkan dalam catatan di SKCK yang bersangkutan di Polda Maluku dan jajaran untuk yang bersangkutan karena perilakunya yang senang dan pernah melanggar hukum,” tegas Kapolda Maluku.

Kapolda menyampaikan, semua instansi pemerintah, swasta maupun sektor-sektor usaha lainnya selalu mensyaratkan SKCK saat membuka lowongan kerja atau menerima pegawai baru.

“Apa yang kita lakukan ini akan membantu instansi atau perusahaan dan sebagai bahan pertimbangan penting untuk mencegah punya pegawai atau pekerja yang cenderung perilakunya melanggar hukum dengan membaca catatan pelanggaran hukumnya di SKCK tersebut,” ingat Kapolda.

Kapolda berharap kepada para remaja dan generasi muda sebaiknya dapat menyalurkan hobby yang bermanfaat serta bisa meningkatkan kualitas kemampuan diri.

“Jangan mati sia-sia di jalan, dan bangga kalau bisa melakukan pelanggaran hukum serta merugikan dan membahayakan orang lain, fikirkan dengan baik-baik masa depanmu yang masih panjang,” ingatnya.(KTA)

Komentar

Loading...