Pedagang Eks Gedung Putih Mardika Demo

KABARTIMURNEWS.COM.AMBON - Mendekati ratusan pedagang eks gedung putih Pasar Mardika Ambon, melakukan aksi demo di depan kantor DPRD Maluku, Kamis (21/23). Mereka merasa tidak puas hasil Pansus yang diterapkan, setelah gedung Baru Pasar Mardika siap ditempati.

Pedagang eks Gedung Putih meminta Pemerintah Provinsi Maluku lewat Dinas Perindusterian dan Perdagangan (Disperindag) Maluku, membatalkan Hasil verifikasi nama-nama pedagang lantai tiga dan lantai empat, karena tidak sesuai keputusan  Pansus DPRD Maluku.

Pasalnya, nama-nama pedagang yang telah masuk daftar menempati Gedung Pasar Mardika yang baru dibangun, sebagian besar pedagang baru dan bukan pedagang lama yang dulu menempati gedung itu.

Mereka menuntut kesepakatan Ketua Pansus Richard Rahakbaw sekaligus Ketua Komisi III terkait nama-nama pedagang yang sudah di sampaikan Asosiasi Ikatan Pedagang Pasar Mardika Ambon.

"Kami meminta Disperindag membatalkan nama-nama pedagang di lantai tiga dan lantai empat. Kami tuntut Richard Rahakbaw selaku Ketua Pansus agar mengakomodir nama-nama pedagang yang sudah di sampaikan Asosiasi Ikatan Pedagang Pasar Mardika,” teriak mereka.

Mereka meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Maluku bertanggungjawab atas nama-nama yang di keluarkan dengan tidak berdasarkan data dari Dinas Perindusterian dan perdagangan Kota Ambon.

Mereka mengancam, apabila tuntutan mereka tidak terakomodir, mereka akan tempati lahan parkiran Pasar Tradisional Moderen Kota Ambon.  Komisi III DPRD Maluku langsung mengakomodir dan mediasi  pendemo ke ruang rapat Komisi.

Sekertaris Komisi III, R. Ayu Hasanusi menyatakan, akan menulusuri dan menindaklanjuti masalah ini dan  siapa oknum-oknum yang sengaja menerapkan nama-nama yang bukan mantan pedagang gedung putih pasar Mardika Ambon.

Menurut  Ayu,  jangan karena momen Pemilu sudah dekat para oknum tersebut berkepentingan mengakomodir nama pedagang yang dekat mereka.

"Kami Komisi III akan menulusuri. Siapa oknum-oknum yang bermain harus diberi pelajaran. Jangan pemilu sudah dekat, lantas mengutamakan pedagang yang dekat,” tegas Ayu. (CR1)

Komentar

Loading...