AMBON – Aksi nekat RF (21) yang mengakhiri hidup dengan gantung diri menggunakan tali nilon di sebuah rumah kosong di kawasan Tihu, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, Maluku, Senin, kemarin, disayangkan Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon, Wahab Tuanaya.
“Saya turut mengucapkan bela sungkawa kepada almarhum. Yang pasti saya menyayangkan aksi nekat ini,” kata Wahab ketika ditemui wartawan di ruang kerjanya, Selasa (20/9).
Menurutnya, semua masalah pasti punya solusi. Kalaupun belum tuntas dengan nilai-nilai akademik di kampus, ini bisa dikomunikasikan secara baik-baik.
“Kalau soal mata kuliah itu kan bukan hanya dibantu, tapi kita juga bisa tuntaskan. Kami sayangkan kenapa harus mengambil jalan pintas seperti itu,” ucapnya.



























