KABARTIMURNEWS.COM,AMBON, – Masyarakat Negeri Hualoy dan Tomalehu, Keca-matan Amalatu, Ka-bupaten SBB, berhasil membaca 1080 Juz ayat Al-Quran, pada ma–lam 27 bulan Ramadhan 1442 Hij-riah, Sabtu (8/5) akhir pe-kan kemarin.
“Malam 27 Ramadhan, ra-tusan masyarakat dua ne-geri tersebut berhasil meng-khatam 36 Juz Al-Qur’an, atau dalam istilah warga di sini 1080 juz, “ ung-kap Ketua Panitia Penye-lenggara, Amran Tubaka, Minggu (9/5).
Dikatakan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa memadati Masjid, Musholla serta ruas-ruas jalan di kedua negeri, dalam kegiatan baca Al-Qur’an 1080 Juz pada malam Lailatul Qadar itu.
Kegiatan bertemakan Bumi Cinta ini, lanjut dia, dikemas dalam “me kuposo puru”. Atau dalam bahasa indonesia artinya mari mengaji. Kegiatan utama difokuskan di Masjid Zainal Abidin dan Lawataka Negeri Hualoy.
Menurutnya, selain menjemput datangnya malam Lailatul Qadar, tujuan kegiatan ini juga untuk meningkatkan kembali minat baca Alqur’an, kepada generasi muda agar senantiasa mendalami dan memahami pesan-pesan Allah SWT.
Lebih lanjut, dia mengatakan, kegiatan itu didukung banyak pihak, salah satunya Yayasan Insan Cerdas Sejahtera, Literasi Alqur’an Kota Ambon, dan Mahasiswa Kulia Kerja Nyata (KKN) Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon di Negeri Hualoy.
Sementara untuk peserta pembaca Alqur’an, lanjutnya, melibatkan masyarakat secara umum, mulai dari santri-santri Taman Pengajian Qur’an (TPQ) hingga Majelis Taklim.
“Jadi ada beberapa pihak yang turut membantu kami dalam kegiatan ini, seperti Yayasan Insan Cerdas Sejahtera. Mahasiswa KKN Unpatti di Hualoy, juga teman-teman Literasi Alqur’an Kota Ambon turut terlibat dalam hajatan akbar ini,” katanya.
Lebih lanjut dia mengatakan, tema besar dalam kegiatan akbar tersebut adalah 990 juz dengan 33 kali khataman. Namun antusias masyarakat cukup tinggi, sehingga yang tadinya 990 juz meningkat menjadi 1.080 juz.
“Iya, jadi kita mulai pada pukul 14.00 WIT. Dari duhur sampai ashar kita menghabiskan 300 juz. Setelah itu kita lanjut lagi dari selesai sholat tarawih atau tepat pukul 22.00 WIT hingga 02.00 dini hari. Jadi kita menghabiskannya selama 7 jam. Kami bersyukur karena dari 990 juz yang ditargetkan, meningkat menjadi 1.080 juz, dengan 36 kali khataman,” terangnya.
Dia menambahkan, kegiatan mari mengaji yang telah digelar akan menjadi agenda tahunan di setiap malam ke-27 Ramadhan.“Ini akan menjadi agenda tahunan,” tutupnya.
(KTE)


























