Diduga Oknum Pejabat SBB “Deposito” Dana Gempa

IstILUSTRASI

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON, - Dana stimulan perbaikan rumah warga terdampak gempa di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) belum juga dikucurkan. Sementara Kota Ambon dan Kabupaten Maluku Tengah sudah realisasi. Kok bisa?

Informasi yang dihimpun Kabar Timur menyebutkan,  untuk Kabupaten SBB dananya telah ditransfer ke rekening Pemkab SBB Rp 30,95 miliar. Hanya saja, hingga saat ini, dana tersebut belum sepersenpun cair alias tersalurkan ke korban gempa. Mereka menduga dana tersebut sengaja didepositokan. 

“Mungkin oknum-oknum pejabat Pemda SBB deposito akang di bank. Lumayan bisa makan bunga uang cuma-cuma,” sentil tokoh masyarakat SBB Edy Saiful Pattiiha dihubungi kembali melalui telepon seluler, Senin (22/2).

Edy mendesak Pemkab segera merealisasikan dana tersebut. Diakui sebagian besar warga telah memperbaiki sendiri rumah mereka yang rusak.

Namun, kata dia, tetap dana itu dibutuhkan, terutama untuk menyambut bulan puasa bagi warga Muslim.Sebelumnya bendahara BPBD Kabupaten SBB La Ucu menjelaskan usulan anggaran untuk 1500 KK warga korban gempa bumi tahun 2019 lalu ke BPBN Pusat terakomodir sebanyak 1338 KK.

Terdiri dari korban gempa rumah rusak berat 266 unit dengan besaran dana stimulan Rp 50 juta, rusak sedang 405 unit dengan nilai per KK Rp 25 juta, sementara rusak ringan 667 unit, per KK Rp 10 juta. “Jadi total dana yang diakomodir oleh BNPB Pusat hanya Rp 30,95 miliar,” jelas La Ucu melalui rekaman suara yang dikantongi Kabar Timur.

Dia mengaku, uang tersebut masih tersimpan di rekening kas Pemkab di salah satu bank milik negara. Hanya belum direalisasikan, karena harus menunggu data warga yang berhak, disampaikan oleh bagian terkait di Pemkab SBB.

Terpisah Plt Kepala BPDD Mateng Latief Key menjelaskan dana stimulan bagi warga terimbas bencana gempa bumi di daerah itu telah dikucurkan. “Dana stimulan tahap satu, sudah jalan itu. Dari satu bulan lalu,” akuinya dikonfirmasi melalui telepon seluler.

Sementara terkait Kota Ambon salah satu fasilitator BPBD Provinsi Maluku Brayen menyebutkan, hingga kemarin sebanyak 100 kelompok penerima bantuan (KPB) pada 5 kecamatan di Kota Ambon telah menerima dana stimulan tersebut.

“Sudah 100 KPB yang melakukan pencairan tahap satu. Jadi kurang 19 KPB yang belum. Kita usahakan minggu depan ini tuntas semua untuk pencairan tahap satu,” akui Brayen, kemarin kepada Kabar Timur melalui WhatsApp. (KTA)

Komentar

Loading...