Lagi, Puluhan Warga Terjaring Razia Protkes

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON-Langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melakukan rapid tes di tempat terhadap masyarakat pelanggar protokol kesehatan (protkes) terus diberlakukan. 

Langkah tersebut sebagai upaya mencegah penularan covid-19 di wilayah Kota Ambon. Meski tentang anjuran ini kerap digaungkan pemerintah, namun masih saja ada masyarakat yang bandel. 

Faktanya, hingga pada operasi yustisia PSBB tahap ke 12, masih ada puluhan orang warga yang terjaring razia petugas. Mereka kedapatan tidak menggunakan masker atau memakai masker tapi sebatas dagu. 

Pantauan Kabar Timur, Senin (11/1) di jalan Rijali,  Kecamatan Sirimau, Kota Ambon atau tepat di depan Kantor DPRD Kota Ambon, petugas yang tergabung dari Pemkot Ambon, Satpol PP dan TNI/Polri melakukan razia protkes baik di kendaraan roda empat maupun roda dua.

Yang kedapatan tidak menggunakan masker langsung digiring masuk ke halaman kantor DPRD Ambon untuk dilakukan rapid tes. 

Koordinator Fasilitas Umum Satgas Covid-19 Kota Ambon, Richard Luhukay mengaku, operasi yustisia gencar dilakukan Satgas Covid-19 dengan tujuan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona di wilayah Kota Ambon. 

“Kita sekarang masuk PSBB tahap ke 12. Dan dari razia kali ini, ada puluhan warga sekitar 30 an oranh yang kedapatan melanggar protkes. Ada juga mobil yang mengangkut lebih dari ketentuan yang diatur,” ujar Luhukay. 

Dikatakan, sanksi dari pelanggaran ini langsung dilakukan rapid di tempat. Jika hasil rapid ditemukan reaktif, maka yang bersangkutan selanjutnya akan mengikuti swab tes di dinas Kesehatan Kota Ambon.

Meski begitu, lanjut dia, pelanggaran pada operasi hari ini (kemarin-red) mengalami penurunan dari hari-hari sebelumnya. Dia berharap masyarakat terus sadar diri dengan tetap menaati protkes yang dianjurkan Pemerintah. 

“Untuk keluar dari virus ini, tentu butuh dukungan masyarakat. Jadi saya harap masyarakat bisa bersama dengan pemerintah dalam menyikapi masalah ini,” pintanya. 

(KTY)

Komentar

Loading...