KABARTIMURNEWS.COM, AMBON-Penambahan dua kasus korban meninggal dunia akibat Corona dalam beberapa hari terakhir ini, sehingga membuat target Kota Ambon, untuk dapat bergerak dari zona orange penyebaran Covid-19, menuju kuning harus tertunda sementara.
“Sebenarnya kita sudah bisa beranjak ke zona kuning dalam beberapa hari lalu, namun karena ada yang meninggal makanya hal itu sangat pengaruhi skor zonasi kita,”ungkap Juru Bicara (Jubir) Covid-19 Kota Ambon, Joy Adriaansz, Rabu (11/11) kemarin.
Dikatakan Joy, untuk mencapai zona kuning, Kota Ambon harus bisa mengumpulkan skor zonasi lebih dari 2,4. Maka dari itu, Satgas Covid-19 kedepan akan berusaha lebih maksimal dalam mencapai target tersebut.
“Saat ini Kota Ambon memiliki skor zonasi yakni 2,14. Kita harus capai 2,4 baru bisa pindah ke zona kuning. Kalau tidak, kita akan tetap di zona orange saja,”ungkap Joy.
Lebih lanjut, Joy memaparkan, dalam penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi tahap sembilan, masyarakat sudah lebih bebas untuk beraktivitas seperti biasa.
“Silahkan masyarakat beraktivitas seperti biasa, asal selalu mematuhi protokol kesehatan Covid-19, seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, serta menghindari kerumunan,”ujarnya.
Disinggung mengenai data pasien Covid-19 di Kota Ambon, Joy mengaku, sampai dengan tanggal 11 Oktober 2020, sudah ada sebanyak 3232 orang yang terkonfirmasi positif corona.
“Untuk kami informasikan, bahwa sampai dengan hari ini itu sudah 3222 pasien positif corona. Diantara 3232 orang itu, yang masih dirawat berjumlah 413, sementara pasien sudah sembuh 2774, dan yang meninggal 35 orang,”tutup Joy.(KTE)


























