KABARTIMURNEWS.COM, AMBON-Masyarakat Kota Ambon sepertinya sudah terbiasa hidup menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes). Bagaimana tidak, dalam masa PSBB Transisi tahap delapan saja, setiap hari para pelanggar Prokes yang terjaring Operasi Yustisi, diakui dibawah 10 orang.
“Masyarakat sudah sadar. Pelanggar mulai dari moda transportasi, hingga perorangan yang terjaring razia setiap hari tidak lebih dari 10, bahkan semua dibawah 10,”kata Kepala Bagian Hukum dan Sekretariat Kota Ambon, Sirjhon Slarmanat, di ruang kerjanya, Senin (2/10) kemarin.
Dikatakan, Operasi Yustisi yang dilakukan Pemkot, dalam hal ini Satuan Tugas (Satgas) Covid-19, gencar dilakukan. “Dampaknya sudah kita lihat sendiri, banyak masyarakat telah sadar, “ katanya.
Lebih lanjut dia mengaku, Tim Satgas Covid-19 Kota, yang telah menjalankan tugas hingga ke pemukiman warga tersebut. Selanjutnya, tim akan fokus di di leokasi-lokasi wisata. “Kalau mau dilihat banyak tempat-tempat wisata di Kota, yang tidak indahkan Prokes, Tim akan tinjau dan fokus disana nanti, “ ujar Slarmanat.



























