KABARTIMURNEWS.COM,AMBON – Negeri Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, diketahui merupakan wilayah yang paling berpotensi besar bagi penyebaran wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).
“Aktivitas warga di kawasan Negeri Batu Merah sangat tinggi. Makanya, dari hasil pantauan dilapangan, wilayah yang punya potensi paling besar penyebaran Corona adalah Batu Merah, “ kata Koordinator Fasilitas Umum Satgas Covid-19 Kota Ambon, di Balai Kota, Minggu (18/10).
Menurutnya, mengingat wilayah Batu Merah merupakan tempat paling padat aktivitas warga, makanya Tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19, akan lebih fokus untuk melakukan operasi yustisi di kawasan tersebut.
Dari hasil pantauan langsung saat turun ke Batu Merah pekan kemarin, kata dia, masih banyak warga setempat, yang beraktivitas tanpa menggunakan protokol kesehatan Covid-19. “Banyak sekali aktivitas warga Batu Merah yang dilakukan tanpa menggunakan masker serta tidak jaga jarak. Bahkan, Anak-anak kecil disana, bermain bebas tanpa masker, “ paparnya.
Kendati begitu, dia mengaku, pihaknya yang jelas-jelas telah menemukan banyak pelanggaran protokol kesehatan Covid-19, tidak langsung memberikan sanksi seperti biasanya. “Kami tidak berikan sanksi, sebab dalam Ops Yustisi di PSBB transisi Tahap tujuh ini, kita lebih fokus ke desa dan pemukiman warga. Jika kedatangan melanggar, kita berikan edukasi dulu agar tidak diulangi lagi, “ jelasnya.
Bukan saja itu, kata dia, dalam peninjauan langsung di kawasan Batu Merah, pihaknya juga menemukan ada acara pernikahan yang diselenggarakan, oleh masyarakat setempat. “Pada acara pernikahan tersebut, tidak ada yang namanya jaga jarak, dan pakai masker. Kami juga sudah bilang ke mereka, agar tidak boleh lagi membuat sesuatu yang menimbulkan kerumunan, supaya angka penyebaran Corona bisa ditekan biar tidak meningkat, “ jelasnya.
Sementara itu, dari data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Ambon, yang dipaparkan Kepala Dinasnya Wendy Pelupessy, mengungkapkan bahwa skorsing yang dimiliki oleh Negeri Batu Merah, terlihat paling tinggi yakni 1,9.
“Kenaikan Resiko kasus Covid-19, yang ada di Batu Merah, mulai dari September 2020 lalu adalah 1,9. Bahkan hingga awal Oktober 2020 kemarin angkanya tetap 1,9,” tutup Wendy. (KTE)


























