KABARTIMURNEWS.COM, AMBON-Pemkot dan Satgas Covid Kota Ambon masih melaksanakan tracing acak terhadap warga yang diduga telah memiliki kontak maupun yang pernah berhubungan dengan pasien Covid-19.
Walikota Ambon, Richard Louhenapessy mengatakan, sesuai standar dari organisasi kesehatan dunia WHO itu, yakni dalam sepekan harus ada tracking dan trasing terhadap warga yang diduga pernah berhubungan dengan pasien Covid-19.
“Kita sudah lakukan secara teknis setiap saat. Dan kita (Pemkot dan Satgas Kota) selama ini juga telah melaksanakan kegiatan jemput bola, dan tidak menunggu. Kita bekerja terus meski orang diluar sana ngomong apapun tentang kita,”kata Richard kepada wartawan, Senin (5/10).
Menurutnya, pemerintah kota tidak akan tinggal diam dalam menghadapi pandemik Covid-19 di Kota Ambon. “Saya (Walikota) sudah pertintahkan seluruh jajarannya, tidak usah pusing dengan komentar orang. Kita tetap bekerja, bekerja dan terus bekerja untuk bagaimana melindungi diri dan warga Kota dari penyebaran Covid-19,”tegas dia.



























