Harga Berbagai Jenis Sayuran di Ambon Normal

ANTARA

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON - Harga berbagai jenis sayuran hasil produksi petani lokal maupun yang dipasok dari daerah lain di pasar tradisional Kota Ambon, Maluku hingga memasuki hari ke -25 bulan Agustus 2020 masih normal.

Hasil pemantauan di pasar Mardika, Batu Merah, dan pasar Lama, Selasa, para pedagang menawarkan harga berbagai jenis sayuran produksi petani lokal seperti kangkung cabut maupun kangkung potong, sawi, bayam, daun melinjo, daun paku dan daun kates masing - masing Rp5.000/ikat.

Sedangkan sayur buah seperti kacang panjang Rp5.000/ikat kecil, tomat sayur Rp14.000/Kg, labu siam Rp10.000/empat buah, ketimun Rp10.000/empat buah, pare Rp10.000/tiga buah, jagung muda Rp10.000/tiga buah.

Sayur yang dipasok dari daerah lain seperti kentang dijual Rp18.000/Kg, wortel Rp26.000/Kg, kol Rp20.000/Kg, buncis jenis bulat lonjong Rp30.000/Kg, dan jenis tipis Rp28.000/Kg.

Pedagang sayur di pasar Mardika, Juaida ketika dikonfirmasi mengatakan, harga sayur masih normal sebab stok cukup banyak, arus pemasokan dari sentra produksi, baik petani lokal maupun yang dipasok dari daerah lain pun lancar.

Menurut dia, sayur produksi petani lokal seperti kangkung cabut maupun potong, sawi, daun singkong, bayam, daun kates, sayur paku dijual rata-rata Rp5.000/ikat. Harga itu sudah bertahan sejak empat hari lalu, kendati pada pertengahan Agustus 2020 sempat naik bervariasi yakni Rp6.000 hingga Rp7.000/ikat.

“Waktu itu produksi berkurang akibat Pulau Ambon pada umumnya mengalami musim hujan yang mempengaruhi tanaman sayur lokal. Ada juga sayur kacang panjang yang sempat naik hingga Rp7.000/ikat, kemudian turun lagi dan bertahan Rp5.000/ikat,” ujarnya.

Sedangkan sayur yang dipasok dari daerah lain seperti wortel juga normal yakni Rp26.000 hingga Rp28.000/Kg, kentang Rp18.000/Kg, kol Rp20.000/Kg, buncis Rp30.000/Kg, dan sayur putih Rp22.000/Kg.

Pembeli yang ditemui di lokasi pasar Mardika, Nani seusai membeli dua ikat sayur sawi, bersyukur sebab harga sayur masih normal.

“Stok terlihat cukup banyak, padahal Pulau Ambon masih dilanda musim penghujan. Mudah-mudahan harga sayur bisa bertahan, apalagi pemasokan dari sentra produksi juga cukup lancar, terutama sayur-sayur produksi petani lokal,” katanya.(AN/KT)

Sumber: ANTARA
Baca Selanjutnya Sterilizer Room Pemkot Rusak