KABARTIMURNEWS.COM, TERNATE – Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate, Maluku Utara (Malut), hingga kini belum menuntaskan pembayaran tunjangan tambahan penghasilan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) selama tiga bulan lamanya akibat kondisi kas daerah yang tidak stabil.
“Saat ini, semua sektor sedang darurat, bukan saja persoalan TTP (tunjangan tambahan penghasilan) ASN, melainkan semua sektor, perjalanan dinas, pemeliharaan dan lain-lain juga tertunggak,” kata Walikota Ternate Burhan Abdurahman di Ternate, Senin.
Ketidaksetabilan kas daerah Kota Ternate karena banyak anggaran yang diserap untuk penanganan pandemi COVID-19 di wilayah tersebut.
Wali Kota menjelaskan, skema pencairan TTP tergantung dari kondisi keuangan daerah. Kalau kas daerah membaik, TTP ASN akan dibayar 100 persen.
“Nanti saya koordinasi dengan bagian keuangan. Kalau sampai ada pengurangan, akan dibayar dua bulan sekali,” ujarnya.



























