Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Amboina

Anak Harus Paham Bullying & Body Shaming

badge-check


					ilustrasi Perbesar

ilustrasi

AMBON – Psikolog perdamaian Dwi Prihandini menyatakan, anak harus diberikan pemahaman perundungan atau bullying maupun body shaming.

“Body shaming termasuk bullying, dan bullying termasuk kekerasan, karena itu anak maupun orang tua harus diberikan pemahaman, “ kata psikolog perdamaian yang juga direktur Clerry Cleffy Institute itu, saat memberikan sosialisasi bagi anak SMTPI jemaat Bethabara kota Ambon, Minggu (18/8).

Ia mengatakan, body shaming sesuai literatur merupakan tindakan mengomentari bentuk fisik seseorang baik itu disengaja ataupun tidak, sehingga berpengaruh ke masalah mental orang yang dikomentari.

Sedangkan bullying atau bully dapat diartikan sebagai suatu tindakan mengancam yang dilakukan seseorang terhadap orang lain yang dapat menyebabkan tekanan psikis.

“Sosialisasi stop bullying dan stop body shaming Clerry Cleffy Institute (CCI) bermitra dengan Firda Athira Foundation (FAF) dan Yayasan Peduli Inayana Maluku (YPIM) ),” ujarnya.

Dwi menjelaskan, perilaku agresif sosial yang kompleks, sebagian besar terjadi karena proses belajar. Baik dari pengalaman langsung, praktek atau melalui pengamatan pada orang lain.

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Sambut Ramadan, Maxim Ambon Manjakan Mitra Pengemudi dengan Sembako hingga Bonus Hari Raya

6 Maret 2026 - 14:25 WIT

Pemkot Ambon Angkut 1,5 Ton Sampah Dari “Trash Boom” di Sungai

24 Februari 2026 - 02:53 WIT

Perkuat Identitas Ambon City of Music, Pemkot Dorong Sanggar Seni Jadi Garda Terdepan Budaya

21 Februari 2026 - 01:48 WIT

Pemkot Ambon Sulap RTP Wainitu Jadi  UMKM

21 Februari 2026 - 01:41 WIT

Pemkot Ambon Langsung Eksekusi Keluhan Warga Melalui Program “Wajar”

21 Februari 2026 - 01:34 WIT

Trending di Amboina