KABARTIMURNEWS.COM, AMBON- Pengembangan rumah susun sewa (Rusunawa) di Kota Ambon kedepannya harus dibangun dengan pendekatan vertikal. Mengingat kondisi topografis Kota Ambon sebagian besar terdiri dari daerah bergunung sampai terjal.
Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalam Abdul Hamid, mengatakan, kondisi Kota Ambon harusnya dibangun dengan pendekatan vertikal bukan pendekatan horisontal.
“Pemerintah Jokowi-Jusuf Kala mencanangkan program sejuta rumah tahun 2015, salah satunya rumah untuk aparatur sipil negara (ASN) berupa rumah susun. Agar lebih efektif harus dibangun dengan pendekatan vertikal,” sebut Hamid di sela-sela peresmian Rusunawa ASN, di Nania, Selasa (13/8).
Seluruh rusunawa, akui Hamid, dikelolah oleh pemerintah daerah. Bukan hanya rusunwa bagi ASN, tapi juga rusunawa MBR atau masyarakat yang berpengahasilan rendah dan lainnya.
“Rusunawa dibangun dari uang masyarakat baik itu dari pajak dan sebagainya,” kata dia.



























