Sekilas Info

Awas!! Kantong Kresek Daur Ulang Berbahaya

Ilustrasi

AMBON- Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Ambon mengingatkan masyarakat Maluku untuk tidak menggunakan kantong plastik kresek, hasil daur ulang. Sebab, dapat membahayakan kesehatan. 

Kepala BPOM Ambon Hariani, mengaku, secara resmi BPOM RI telah mengeluarkan penjelasan publik terkait penggunaan kantong plastik kresek pada 2 Agustus 2019 lalu. 

Permintaan untuk tidak menggunakan kantong plastik kresek dilakukan, menyusul masih maraknya warga yang menjadikannya sebagai wadah pangan. “Badan POM RI memandang perlu mengeluarkan penjelasan kepada publik. Karena sebagian besar kantong plastik kresek merupakan hasil daur ulang plastik,” kata Hariani kepada Kabar Timur, Kamis (8/8). 

Plastik daur ulang tersebut, kata dia, umumnya berasal dari limbah wadah bekas produk pangan, bahan kimia, pestisida, kotoran hewan atau manusia, dan lain-lain. “Dalam proses pembuatan juga menggunakan bahan kimia yang berbahaya bagi kesehatan,” jelasnya. 

Olehnya itu, BPOM memandang perlu mengeluarkan himbauan penggunaan kantong plastik kresek daur ulang untuk mewadahi langsung berbagai jenis bahan baku pangan misalnya daging, ikan, dan lain-lain, serta berbagai jenis makanan siap santap. 

Masyarakat diminta menggunakan wadah jenis bahan plastik yang relatif aman untuk makanan. Seperti HDPE, LDPE, Polietilen Tereftalat (PET), dan Polipropilen (PP). 

“Jenis plastik yang relatif aman ini mencantumkan logo Tara Pangan berupa simbol berbentuk gelas dan garpu serta memperhatikan petunjuk penggunaan dari produsen,” jelasnya. 

Semua jenis bahan tersebut, lanjut Hariani, sudah berada di Kota Ambon dengan berbagai bentuk kemasan seperti wadah makan, botol minum dan lain-lain. “Untuk bentuk plastik misalnya plastik gula, dan ada juga sejenis plastik kresek yang bukan daur ulang dengan jenis plastiknya bening,” tandasnya. (CR1)

Penulis:

Baca Juga