Sekilas Info

Pimpinan OPD Ikut Lomba Masak

MARLON SAHETAPY/KABAR TIMUR

KABARTIMURNEWS.COM,BURSEL,-PimpinanOrganisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Buru Selatan mengikuti lomba masak. Mereka begitu antusias mengikuti lomba masak yang digelar di Alun-Alun-Alun Kota Namrole, pekan kemarin. Perlombaan ini digelar untuk memeriahkan HUT Kabupaten Bursel ke-11. 

Peserta lomba diberikan waktu dua jam, untuk membuat menu makanan dari pangan lokal seperti umbi-umbian, papeda, ikan dan sayuran berciri khas Maluku. Mereka terlihat begitu bersemangat membuat panganan local agar terasa lezat sehingga mencuri hati juri yang melakukan penilaian.

Juara pertama diraih Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bursel. Posisi kedua,  Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia, disusul Bagian Humas di posisi ketiga. 

Sekda Bursel Iskandar Walla mengajak seluruh ASN dan pegawai tidak tetap (PTT) menkonsumsi pangan lokal. “Makanan bernuansa kebutuhan pokok lokal cukup banyak bahkan bernilai gizi tinggi. Contoh umbin-umbian seperti petatas ungu, petatas kuning.  Belum lagi keladi dengan berbagai variannya yang cukup lembut dan gurih. Begitu kasbi kemudian papeda. Sagu dari masing-masing kecamatan juga memiliki ciri khas yang berbeda-beda,” kata Sekda di sela-sela lomba masak. 

Dia berharap, dengan digelarnya lomba seperti ini akan memotivasi semua pihak untuk mencintai dan  menkonsumsi pangan local.

Apalagi sambung mantan Kepala BPKAD Bursel itu, pemerintah daerah gencar One Day No rice. “Dalam semingu sehari menkomsumsi bahan pangan lokal. Dengan mensosialisasikan dimulai dari ASN dan PTT untuk disebarluaskan ke masyarakat. Kami juga sudah instruksikan untuk rapat-rapat di kantor menggunakan bahan pangan lokal. Jajanan lokal seperti lamet, nagasari, kasbi goreng, keladi, onde-onde, pisang rebus dari kasbi itu tidak kalah enaknya dan paling penting bebas kolestrol,” ingatnya.

Menurutnya, dengan digelarnya lomba masak ini seluruh masyarakat terbiasa mengkonsumsi pangan lokal dan secara tidak langsung akan berdampak pada penghasilan petani sebab daya beli terhadap pangan lokal akan meningkat. “Kalau konsumsi pangan lokal tinggi otomatis permintaan terhadap hasil pertanian akan bertambah. Ini akan berdampak bagi pendapatan petani. Jadi di situ ada nilai tambah dari segi ekonomi khsusnya bagi para petani kita di sini,” ujar Sekda.

Lomba masak diikuti Badan Kesbangpol, BKPSDM, Dinas Perdaganganm Bagian Humas, Dinas Ketahanan Pangan, Dispora, Kantor Kecamatan Namrole. RSU Namrole, Inspektorat, Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran, Bagian Ekbang, Sekretariat DPRD, Dinas Kesehatan, Dinas Koperasi, BPKAD, Dinas Pemberdayaan Desa, Bagian Hukum, Bagian umum, Bagian Pemerintahan, Dinas Lingkungan Hidup, Bappeda serta Disdukcapil.  (KTL)

Penulis:

Baca Juga