Sekilas Info

HUT Bursel ke-11, Ini Pesan Bupati

MARLON SAHETAPY/KABAR TIMURBupati Tagop Sudarsono Soulisa memotong tumpeng usai upacara HUT Kabupaten Bursel ke-11 di halaman kantor bupati, Senin (22/7) lalu.

KABARTIMURNEWS.COM,BURSEL- Upacara peringatan HUT Kabupaten Buru Selatan ke-11 berlangsung di halaman kantor bupati, Senin (22/7) lalu.

UPACARA diikuti seluruh ASN dan PTT lingkup pemerintah daerah Bursel, TNI/Polri, pelajar, disaksikan masyarakat Kota Namrole.

Inspektur upacara Bupati Tagop Sudarsono Soulisa. Komandan upacara Kepala Dinas Pemberdayaan Desa Kabupaten Bursel, Umar Mahulette.

Bupati berpesan pada HUT Bursel ke-11 ini, tetap berkomitmen merawat dan melestarikan nilai-nilai budaya maupun adat di Pulau Buru terkhususnya  penggunaan efutin sebagai mahkota orang Buru.

Menurutnya, Bursel lahir dari tatanan budaya dan tradisi adat istiadat dan selalu menjunjung tinggi nilai-nilai budaya tradisi kearifan lokal yang memotivasi kita untuk terus berkarya sampai saat ini dan menikmati serta merasakan suka cita peringatan ulang tahun Buru Selatan yang ke-11 dengan tuntunan Tema Semangat Membangun. “Karena itu saya berpesan agar kita semua yang menghadiri ultah ke-11 ini tetap berkomitmen untuk merawat dan melestarikan nilai-nilai budaya, adat di pulau buru pada umumnya dan secara khusus di buru selatan, kita terus menggunakan efutin sebagai mahkota orang buru, maka kita mesti menjunjung tinggi adat istiadatnya,” kata bupati.

Momentum ini, merupakan goresan kenangan perjuangan untuk memekarkan Kabupaten Bursel maupun melakukan penataan roda pemerintahan. “Sejarah ini patut kita ingat dan kita doakan. semoga semua yang telah terjadi dan semua yang telah dikerjakan, diridhoi oleh Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, orang nomor satu di wilayah dengan semboyan Lolik Lalen Fedak Fena atau Satukan Hati Membangunan Negeri tersebut, menyampaikan terima kasih atas jasa pengabdian para pendahulu dan pendiri Bursel. 

“Saya juga mengajak kita semua sebagai generasi penerus, mari kita jadikan sejarah sebagai sebuah untaian peristiwa penuh makna dan hikmah, lalu dari sejarah kehidupan kita ke depan akan semakin membaik,” terangnya.

Dikatakan pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur sesuai kewenangan dan kemampuan anggaran yang dimiliki. 

“Masih banyaknya wilayah kita perlu dukungan serta perbaikan dan peningkatan infrastruktur, guna mendekatkan jarak pada wilayah kabupaten. Kita patut bersyukur, karena upaya kita dalam bidang pendidikan dan kesehatan, pelayanan sosial dasar, sedikit banyak telah menunjukan hasil yang cukup baik. Untuk itu, pemerintah daerah mengucapkan terima kasih kepada seluruh komponen masyarakat terkait dengan upaya yang telah dilakukan, khususnya para tenaga pendidik dan tenaga kesehatan serta lembaga-lembaga sosial lainya,” tukas Bupati.

Dia  mengajak seluruh komponen masyarakat Bursel lebih proaktif memahami kondisi pada berbagai sektor pembangunan yang semakin membaik. 

Sebelum mengakhir sambutannya, Bupati menyampaikan beberapa hal penting yang mesti diperhatikan. Yakni membangun konektivitas infrastruktur dalam menjaga pertumbuhan ekonomi daerah, membangun suasana kondusif. Suasana kondusif merupakan syarat mutlak untuk mengimplementasikan berbagai kebijakan pembangunan. 

Jadikan kabupaten ini rumah kita bersama.  “Di negeri ini kita hidup, bekerja, bersekolah, hingga merajut masa depan yang penuh harapan dan sejahtera. Kita juga berharap dan berdoa, supaya kabupaten ini tetap menjadi kota yang baik dan nyaman bagi anak cucu kita ke depan,” ingatnya. (KTL)

Penulis:

Baca Juga