Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

Desak Usut Penggelapan Retribusi CV Batu Prima

badge-check


					ILUSTRASI Perbesar

ILUSTRASI

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Aliansi Pemuda Pemerhati Lingkungan mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Ambon mengusut kasus dugaan penggelapan setoran retribusi CV Batu Prima bernilai miliaran rupiah ke Pemerintah Negeri Laha, Kecamatan Teluk Ambon, sejak tahun 2012. Laporan masyarakat telah disampaikan ke Kejari Ambon, namun hingga kini tak ada tanda-tanda ditindaklanjuti institusi hukum itu.

“Kalau satu ret batu Rp 50 ribu kali 12 bulan dikali lagi dengan berapa tahun itu dari tahun 2012 sudah berapa itu. Faktanya satu sen pun tidak masuk ke kas negeri (Laha),” ungkap ketua aliansi tersebut Fahmi Mewar kepada kabar Timur, Rabu, kemarin.

Dia mengingatkan Kejari Ambon agar tidak mendiamkan kasus tersebut. Selain merugikan masyarakat Negeri Laha, kasus dimaksud juga merugikan daerah.

Sebab dari retribusi yang disetor oleh CV Batu Prima, dana yang diperoleh dapat digunakan untuk pemberdayaan masyarakat setempat. Bahkan membuka peluang ekonomi yang lebih besar untuk Negeri Laha.

“Bisa saja, pemerintah negeri Laha bangun kolstor dan beli dua unit kapal ikan sendiri untuk memperkuat BUMDes yang dibentuk dengan dana desa. Ini kan menambah kesejahteraan masyarakat setempat, mestinya jaksa juga berpikir seperti itu,” ujarnya.

Dalam laporannya, elemen tokoh masyarakat dan sejumlah mantan saniri Negeri Laha melaporkan, kasus dugaan penggelapan setoran retribusi CV Batu Prima yang beroperasi galian C di Wai Sakula, Negeri Laha. Dalam laporan itu, mantan Raja Laha, berinisial “SL” diduga terlibat.

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Konflik Berdarah di Tanimbar, Satu Tewas dan Empat Luka

30 November 2025 - 23:38 WIT

Polda Maluku Kerahkan Pesawat Cari 11 ABK Hilang di Laut Banda

26 November 2025 - 02:10 WIT

Begini Cara Kejaksaan Awasi  Aliran Kepercayaan

20 November 2025 - 23:59 WIT

Polisi Periksa 13 Saksi Terkait Sianida di Ruko Batu Merah

20 November 2025 - 02:51 WIT

BKSDA Maluku Amankan 14 Ular Leopard

19 November 2025 - 01:22 WIT

Trending di Utama