“Sikap yang diperlihatkan kedua BUMN ini, merupakan wujud nyata perhatian pemerintah terhadap kurang mampu, khususnya fakir miskin, kaum dhuafa dan anak yatim. Seperti Dalam Hadist Bukhori dan Muslim, ‘Sebaik-baiknya manusia diantara kalian adalah yang bermanfaat bagi manusia lainnya’. Yangmana Islam mengajarkan kepada kita bahwa kepemilikan terhadap harta sebenarnya adalah milik Allah SWT semata. Sehingga, harta dalam islam merupakan titipan saja,” terangnya.
Saat ini, kata dia, pihaknya akan membangun kerjasama dengan instansi terkait untuk membangun kegiatan sosial keagamaan yang dapat bermanfaat oleh masyarakat banyak.
Sementara itu, Asih Subekti, Vice President PT Pegadaian (Persero) Area Ambon, mengatakan, dalam Safari Ramadan BUMN kali ini sengaja pusatkan di Namlea, Pulau Buru.
“Hal ini untuk mambantu perekonomian masyarakat Namlea dan sekitarnya. Apalagi ini bulan suci Ramadhan, kita harus saling tolong menolong karena harta merupakan titipan Allah SWT semata,” ujarnya. (MG2)


























