Sekilas Info

762 Personel Gabungan Amankan Pemilu

Koordinasi kesiapan TNI-Polri, Pemda, penyelenggara pemilu dan komponen bangsa lainnya dalam rangka pengamanan Pemilu serentak tahun 2019 dipusatkan di aula lantai dua kantor Bupati Buru Selatan, Senin (8/4). MARLON SAHETAPY/KABAR TIMUR

KABARTIMURNEWS.COM, NAMROLE - Sebanyak 762 personel gabungan akan mengamankan Pemilu serentak 17 April 2019 di kabupaten Buru Selatan.

“Secara keseluruhan kekuatan aparat gabungan, yang kita terjunkan untuk mengamankan pemilu di Kabupaten Buru berjumlah 762 personel,” ungkap Kabag Ops Polres Pulau Buru, Kompol La Udin Taher dalam paparanya saat koordinasi kesiapan TNI-Polri, pemerintah daerah, penyelenggara pemilu dan komponen bangsa lainnya dalam rangka pengamanan Pemilu serentak tahun 2019 di kantor Bupati Bursel, Senin (8/4).

Taher menyebutkan dari ratusan aparat gabungan ini, kekuatan Polri yang dilibatkan berjumlah 174 personel. “Untuk Polres 90 personel akan buck up di Kabupaten Bursel. Sedangkan  Polsek jajaran 53 personel. Untuk keseluruhan Polri berjumlah 143 personel,” sebutnya. Sedangkan untuk BKO Brimob 30 personel khusus untuk wilayah Bursel yang ditempatkan di dua rayonisasi, yakni Kecamatan Waesama dan Ambalau, 10 personel Brimob. Rayon dua di Leksula dan Namrole itu 10 personel Brimob. Sedangkan untuk 10 personel Brimob lainnya ditempatkan di KPU Bursel.

Sedangkan pelibatan TNI 60 personel. “Untuk Kompi D 731 Kabaresi 30 personel. 20 personil bergabung dengan Brimob di dua rayon. Sementara 10 personel lagi ditempatkan di KPU Bursel. Sedangkan 30 personel kodim ditempatkan pada masing-masing PPK. Jadi untuk  masing-masing PPK kita tempatkan 5 personil. Jadi kalau diBursel 6 PPK, total personel Kodim berjumlah 30 orang,” jelasnya.

Sementara untuk Linmas 528 orang. “Kita tempatkan Linmas pada setiap TPS itu dua orang,” tukasnya.

Taher menegaskan bagi siapa yang mencoba untuk mengintimidasi atau menggagalkan jalannya pesta demokrasi ini, pihaknya akan bertindak tegas. (KTL)

Penulis:

Baca Juga