Sekilas Info

Satgas TMMD Ceramah Agama

KABARTIMURNEWS.COM, NAMROLE - Selain pembangunan fisik, TMMD Kodim 1506/Namlea tahun 2019 dilaksanakan penyuluhan agama ceramah di Masjid Jami, Desa Lektama, Kecamatan Namrole, Kabupaten Buru Selatan.

Kegiatan dihadiri lebih 100 orang diikuti warga, Kamis (07/03). Sholat magrib berjamaah ini dilanjutkan penyuluhan agama melalui ceramah yang dibawakan oleh Ketua Persada (Persatuan Dai Muda Buru Selatan) Ustadz Ilham Marasauli.

Sasaran non fisik ini merupakan program dari TNI melalui TMMD ke-104 untuk memberikan nasehat agama/kerohanian melalui komunikasi dan interaksi dengan jamaah sehingga upaya untuk mendekatkan diri kepada sang kholiq dapat terwujud.

Ustadz Ilham Marasauli dalam tausiyahnya mengatakan kepada jamaah, perjuangan Nabi Muhammad SAW dalam menyebarkan Islam penuh dengan tantangan sehingga Islam bisa menjadi besar seperti ini.

Perjuangan Rasulullah harus diteruskan dan dijadikan contoh dan pedoman dalam hidup umat Islam. “Kita harus selalu bersyukur terhadap nikmat yang Allah SWT berikan kepada kita semua. Nikmat sekecil apapun bahkan yang besar itu merupakan suatu bentuk kecintaan Allah SWT kepada umatnya. Kita harus belajar mengenal diri kita untik bisa lebih mengenal Allah SWT,” ujar dia.

Karena di dalam diri umat telah banyak yang tersimpan segala arti dalam kehidupan ini apabila betul-betul ingin mempelajarinya. Program TNI yang dilaksanakan pada saat ini merupakan suatu bentuk kepedulian kepada masyarakat dan senantiasa untuk selalu berdoa kepada Allah SWT agar kegiatan TMMD ini dapat berjalan dengan baik serta mendapat ridho dari Allah SWT.

“Semoga tausiyah singkat ini bisa menjadi masukan untuk kita semua agar lebih mensyukuru nikmat allah SWT dan selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT,” ujar dia.

Letkol Inf. Syarifudin Azis S.Ag.M.I.Pol yang diwakili pasiter Kapten Inf. Abdul Hamid Seknun mengatakan, pengerjaan fisik pihaknya juga melaksanakan penyuluhan agama sebagai salah satu sasaran Non Fisik oleh Satgas TMMD ke-104 Kodim 1506/Namlea.

Penyuluhan agama ini sangat penting, karena masuk dalam program non fisik. “Jadi, harus dilaksanakan dengan sebaik mungkin untuk menambah keyakinan atau pengetahuan kita bersama,” ujar dia di Masjid Jami. (KTL)

Penulis:

Baca Juga