Sekilas Info

Mahasiswa Unpatti Gantung Diri

ILUSTRASI

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON - Diduga mengalami depresi berat akibat permasalahan yang terjadi di kampusnya, Febrianto Alfons, mahasiswa Universitas Pattimura (Unpatti) Kota Ambon, nekat pilih jalan pintas mengakhiri hidupnya cara gantung diri.

Warga Dusun Walmeteng Desa Tawiri, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, ini ditemukan tewas di kamar rumahnya, Selasa (12/2), pagi.

Korban pertama kali diketahui ibunya Adelina Alfons. Saat itu, ibunya hendak menuju kamar korban. Namun tak disangka, perempuan 51 tahun itu sontak terkejut melihat putranya tergantung di depan pintu kamar.

Melihat hal itu, wanita paruhbaya ini berteriak histeris memanggil suaminya yang tak lain adalah ayah korban. Korban kemudian diturunkan Fredy J. Alfons (64), ayahnya sendiri.

Sejumlah personel Polsek Teluk Ambon dan Bhabinkamtibmas Desa Tawiri Brigpol S. Risamasu, tiba Tempat Kejadian Perkara (TKP), setelah dikabari anggota Polsek Bandara, yang tak jauh dari TKP.

“Berdasarkan keterangan ayah korban, beberapa bulan belakangan ini, korban sering mengeluh terkait masalah kuliah. Ayah korban kerap memberi solusi kepada korban agar sabar,” kata Kasubbag Humas Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Ipda Julkisno Kaisupy kepada Kabar Timur, Selasa (12/2).

Menurutnya, korban meninggal dunia setelah lehernya diikat menggunakan tali. Ujung tali itu diikat di ambang pintu kamar.

“Barang bukti tali sudah diamankan Polsek Teluk Ambon. Sementara penyebab kematian korban, penyidik menawarkan otopsi. Tapi keluarga menolak. Mereka telah mengikhlaskan kepergian almarhum,” tandasnya. (CR1)

Penulis:

Baca Juga