Sekilas Info

Pembangunan Infrastruktur di Gorom Minim

ilustrasi

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON - Anggota DPRD Provinsi Maluku, Contansius Kolatpeka mengaku prihatin melihat kondisi masyarakat di Pulau Gorom, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT). Betapa tidak, untuk bepergian ke Kota Bula atau Kota Ambon, masyarakat Kecamatan Gorom masih diperhadapkan dengan akses jalan yang cukup sulit.

Pembangunan infrastruktur jalan lingkar yang diidamkan warga setempat belum juga dibangun Pemerintah Provinsi Maluku. Padahal, jalan lingkar Gorom merupakan status jalan provinsi yang menjadi akses jalan utama penghubung beberapa desa di wilayah itu.

“Wilayah ini masih terisolasi. Tidak ada pembangunan infrastruktur yang memadai. Padahal, keberadaan jalan lingkar dibutuhkan sehingga bisa menjadi jalan utama penghubung beberapa desa di wilayah itu,”kata Kolatpeka kepada Kabar Timur di Gedung DPRD Maluku, Jumat (1/2)

Politisi partai Gerindra itu mengatakan, jika Dinas PUPR Maluku tidak membangun jalan lingkar di Gorom, kemungkinan besar Peraturan Daerah (Perda) tentang pengelolaan cengkih dan pala tidak bisa berjalan baik.

"Adanya Perda tentang pengelolaan cengkih dan pala karena Pemerintah inginkan hasil alam yang menjadi identitas Maluku ini kembali seperti dulu. Sementara di Gorom sana, belum ada akses jalan yang memadai. Untuk menuju ke satu wilayah, akses jalan sulit. Padahal, penyumbang komoditas cengkih dan pala sebagian besarnya juga ada di Pulau Gorom. Ini kan masalah lagi,”ujarnya.

Dia mengungkapkan, untuk mendistribusikan hasil alam cengkih dan pala ke pusat ekonomi baik itu ke Bula atau pusat Kota Ambon, masyarakat Pulau Gorom dan sekitarnya masih kewalahan. Akses jalan yang sulit mengakibatkan mereka terpaksa menjual ke pedagang-pedagang kecil yang ada.

Dia berharap, Komisi C DPRD Maluku bisa mengkoordinasikan persoalan tersebut dengan Dinas PUPR Maluku. Bagi dia, keresahan masyarakat Pulau Gorom sudah lama terjadi tetapi mereka bingung untuk mengeluhkan hal itu kepada siapa.

"Saya harap Pemerintah konsen terhadap masalah ini. Paling tidak, pemerintah bisa mengalokasikan anggaran dalam rangka membangun jalan lingkar Pulau Gorom. Bagi saya ini penting sehingga bisa memperlancar program pemerintah tentang pengelolaan cengkeh dan pala,”pinta Anggota Komisi A DPRD Maluku itu. (MG3)

Penulis:

Baca Juga