Sekilas Info

BSPS Sentuh 194 Unit Rumah di Bursel

KABARTIMURNEWS.COM, NAMROLE - Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tahun 2019 untuk Kabupaten Buru Selatan berjumlah 194 unit.

“Untuk tahun ini program BSPS yang kita dapatkan dari Kementerian PUPR berjumlah 94 unit rumah,” kata Plt Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Bursel, Melkior Solissa di kantornya, Rabu (23/1).

BSPS diperuntukan di tiga kecamatan masing-masing Namrole, Leksula dan Kepala Madan. Untuk Kecamatan Namrole  di tiga desa, yakni Oki Baru Leku dan Tikbari. ”Setiap desa mendapat 15 unit rumah.  Jadi  totalnya 45 rumah untuk kecamatan Namrole,” terangnya.

Kata Solissa, Kecamatan Leksula meliputi tiga desa, yakni Mepa, Wahaolon dan Leksula. “Di kecamatan Leksula itu masing-masing desa 25 unit rumah,” tuturnya.

Sementara Kecamatan Kepala Madan di tiga desa, yaitu Batu Layar, Waeha serta Walbele. “Untuk Desa Batu Layar dan Walbele itu masing-masing 25 unit rumah. Sedangkan Desa Waeha 24 unit rumah,” rincinya.

Total anggaran pembangunan 194 unit rumah tersebut sebesar Rp 3.395.000.000 bersumber dari Dana Alokasi Khusus Infrastruktur Kementerian PUPR tahun 2019.

Menurut dia, sebelum menjalankan program ini, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Buru Selatan akan turun ke desa-desa penerima bantuan program ini untuk melakukan sosialisasi kepada masyaraat.

Verifikasi lapangan ke masyarakat yang layak menerima bantuan ini untuk peningkatan kualitas rumah tempat tinggal mereka. “Kita akan memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait pelaksanaan program ini. Kemudian dilakukan verifikasi bagi masyarakat yang layak mendapatkan bantuan ini. Kalau sosialisasi dan verifikasi sudah selesai dan tidak ada halangan mungkin Maret mendatang sudah bisa realisasi,” ujar Solissa.

Untuk diketahui BSPS merupakan stimulan bagi masyarakat untuk bisa bergotong-royong dalam meningkatkan kualitas rumah tidak layak huni. Besarnya bantuan beragam, mulai Rp7,5 juta, Rp 10 juta, hingga Rp 15 juta yang diberikan dalam bentuk bahan bangunan. (KTL)

Penulis:

Baca Juga