Sekilas Info

Pesta Kembang Api Dialihkan dari JMP

Istimewa

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON - Gubernur Maluku Said Assagaff akan mengalihkan pesta kembang api dari Jembatan Merah Putih (JMP) saat perayaan Tahun Baru 2019.

"Saya mengapresiasi imbauan Kapolda Maluku Irjen Pol Royke Lumowa yang mengusulkan pesta kembang api jangan dilakukan di JMP karena kondisi jalan di Kota Ambon relatif kecil dan sempit sehingga mengancam terjadi antrean panjang, sehingga aktivitas lalulintas kemungkina macet," katanya di Ambon, Minggu (16/12).

Menurutnya imbauan Kapolda menjelang pergantian tahun ditindaklanjuti dengan mengajak warga, terutama Kota Ambon dan sekitarnya, memanfaatkan waktu itu untuk mengevaluasi diri sambil berdoa. "Momentum pergantian tahun hendaknya dimanfaatkan untuk berdoa agar Maluku dan Indonesia secara umum kehidupan masyarakat lebih baik," kata Assagaff.

Assagaff mengingatkan warga tidak merayakan Natal 2018 dan menyambut Tahun Baru 2019 dengan menkomsumsi minuman keras maupun narkoba.

"Marilah kita menjaga stabilitas keamanan Maluku yang kondusif ini, apalagi awal 2019 semakin tinggi intensitas kampanye pileg maupun pilpres sehingga memungkinkan investor lebih tertarik menanamkan modalnya untuk mengelola potensi sumber daya alam Maluku," tandas dia.

Pada kesempatan sebelumnya, Kapolda Maluku, Irjen Pol Rouke Lumowa mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pesta kembang api di JMP yang melintasi Teluk Dalam Ambon. "JMP merupakan jalur jalan strategis, jadi sebaiknya untuk menghindari kemacetan, jangan ada kegiatan (perayaan malam pergantian tahun) di situ," ujarnya.

Mantan Kakorlantas Polri itu menyurati Pemprov Maluku dan Pemkot Ambon untuk menghentikan segala kegiatan yang bersifat umum dan mengundang massa di atas JMP.

"Saya menyurati Pemprov Maluku dan Pemkot Ambon agar tidak ada kegiatan apapun di JMP, apalagi saat pergantian tahun dengan pesta kembang api," kata dia.

Ia menyarankan Pemprov Maluku dan Pemkot Ambon melaksanakan acara pergantian tahun dengan pesta kembang api menggunakan armada laut milik TNI-AL atau dialihkan ke kawasan Gunung Nona, Kecamatan Nusaniwe. "Lebih baik pesta kembang api ini kita gelar di atas KRI dengan meminta bantuan armada dari Lantamal IX/Ambon atau di kawasan Gunung Nona, biar semua masyarakat di situ dan Kota Ambon tidak macet," kata Kapolda. (AN/KT)

Penulis:

Baca Juga