Sekilas Info

Petani Hutumuri Ditemukan Meninggal

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON - Tiga hari tak pulang rumah, Paulus Matuanakotta, seorang petani di Negeri Hutumuri, Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon, ditemukan meninggal dunia di kebun miliknya, Sabtu (15/12).

Pria 55 tahun ini ditemukan terbujur kaku oleh putranya Ferdinan Matuankotta, bersama Izak Pattiapon, temannya dan Beny Hursepunny, tetangganya, pukul 13.30 WIT. Dia ditemukan terlentang tanpa mengenakan pakaian.

Hingga kini belum jelas penyebab kematian korban yang ditemukan terkapar di hutan Eril, petuanan Negeri Hutumuri. Keluarga korban enggan melakukan otopsi.

Sebelum ditemukan tidak bernyawa, pria paruhbaya itu diketahui berangkat ke kebun pada 13 Desember 2018. Seperti biasanya, korban berangkat pukul 08.00 WIT dan baru akan pulang ke rumah dua atau tiga hari kemudian.

"Korban biasa ke hutan selama 2 sampai 3 hari baru pulang ke rumah. Ia ke kebun untuk melihat dan menjaga hasil tanaman," kata sumber Kabar Timur, Minggu (16/12).

Tiga hari tak kunjung pulang, putra korban mendapat firasat buruk. Ia khawatir dan memutuskan menyusul ayahnya tersebut. "Anak korban pergi mencari ayahnya bersama Izak Pattiapon dan Beny Hursepunny," katanya.

Saat pencarian, Beny Hursepunny mendapati pakaian korban. Dia menatap ke arah pantai dan akhirnya melihat korban tergeletak. "Saat itu korban sudah meninggal dunia dengan posisi terlentang tanpa mengenakan pakaian," tambah sumber mengutip pernyataan saksi.

Melihat temannya terbujur kaku, lelaki 57 tahun ini memanggil putra korban yang sedang mencari di tempat lain, tak jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP). "Setelah ditemukan Izak Pattiapon turun ke kampung memberitahukan Saniri Negeri. Korban dievakuasi ke rumah duka, setelah melaporkan kepada polisi," ujarnya.

Untuk mengetahui penyebab kematian, polisi rencananya melakukan otopsi, tetapi keluarga korban menolak. "Keluarga korban tidak mau otopsi karena itu penyebab kematian belum diketahui," kata anggota Polsek Leitimur Selatan ini.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari kepolisian. Kepala Polsek Leitimur Selatan IPDA Semy Leimena yang dikonfirmasi Kabar Timur melalui telepon genggamnya, kemarin tidak menjawab. (CR1)

Penulis:

Baca Juga