KABARTIMURNEWS.COM, TERNATE – Ratusan orang yang tergabung dalam Koalisi Perjuangan Rakyat (Kopra) Maluku Utara berunjuk rasa di depan DPRD Provinsi Malut untuk meminta lembaga itu bersikap atas anjloknya harga kopra.
Dalam aksi tersebut, massa ditemui oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Malut Ishak Naser. Wakil rakyat ini menerima 10 tuntutan, antara lain, kenaikan harga kopra.
Ketika menyampaikan orasi, koordinator massa Fernando sempat menanyakan kelanjutan surat dari DPRD kepada Gubernur Malut terkait dengan nasib petani Malut, janji menaikan harga kopra dengan mendatangkan perusahan dari Yogjakarta, dan penjelasan mekanisme pembeli.
“Apakah langsung ke petani atau lewat pihak lain?” tanya Fernando.
Selain itu, mereka meminta Gubernur untuk memperlihatkan dokumen APBD 2019, menuntut pembentukan asosiasi pengusaha kopra, menaikkan harga kopra Rp8.000,00 per kilogram.



























