Sekilas Info

Warga Ahuru Tewas Ditusuk Tetangga

ILUSTRASI

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON - Milens Selano alias Irens, warga Kampung Goa, RT 002 RW 03, Ahuru, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, tewas di depan rumahnya. Ia bersimbah darah setelah ditusuk tetangganya sendiri, Francis Siburian, menggunakan sebilah pisau.

Kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam hingga merenggut nyawa korban ini terjadi pada 31 Oktober 2018, pukul 23.30 WIT. Pelaku penikaman, kini telah dijerumuskan ke dalam rumah tahanan Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease.

Sumber Kabar Timur mengungkapkan, peristiwa itu berawal ketika pelaku diduga mabuk usai mengkonsumsi minuman keras (miras). Dipengaruhi miras, pelaku “gelap mata” sambil mengamuk, mengeluarkan kata makian (kata kotor) kepada korban.

Kala itu, korban sedang bersama istrinya Fince Selano serta dua rekannya Yohanis Patty dan Rendy Soarubun, sedang bermain kartu di dalam rumahnya.

“Saat main kartu, mereka mendengar teriakan pelaku yang diduga mabuk. Pelaku berteriak kata makian yang ditujukan kepada korban,” kata Sumber Kepolisian kepada Kabar Timur, Kamis (1/11).

Mendengar teriakan pelaku, korban bersama dua rekannya menghentikan permainan kartu. Korban saat keluar rumah melihat peristiwa tersebut. Di depan teras rumah, pelaku ternyata sudah menunggunya. Korban sempat menanyakan pelaku terkait ucapan kata kotor yang ditujukan kepada dirinya. Tapi naas, bukannya menjawab pertanyaan korban, pelaku malah menyerangnya secara tiba-tiba.

Diserang mendadak, korban tidak sempat menghindari serangan pelaku yang menggunakan pisau. Alhasil, perut korban terluka setelah benda tajam itu ditancapkan pelaku. “Saat ditusuk, korban terjatuh dan langsung meninggal dunia di tempat kejadian perkara,” terangnya.

Tak berselang lama, polisi yang mendapat informasi kejadian tersebut bergerak dan langsung mengamankan pelaku. “Korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk otopsi, tapi keluarganya tidak mau. Tadi pagi (kemarin) jenazah korban sudah dikembalikan ke rumah duka untuk pemakaman,” jelasnya.

Kepala Polsek Sirimau AKP. Mido Manik yang dihubungi Kabar Timur melalui telepon genggamnya membenarkan adanya persitiwa tersebut. “Iya betul. Ada kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam yang menyebabkan korban meninggal dunia di Ahuru,” terangnya.

Menurutnya kasus tindak pidana penganiayaan berat itu telah ditangani penyidik Satreskrim Polres Ambon. “Kasus ini sudah ditangani Polres Ambon. Yang diduga pelaku sudah diamankan di rutan Polres Ambon,” pungkasnya. (CR1)

Penulis:

Baca Juga