Sekilas Info

Murad: Insya Allah! Saya Jadi Gubernur Profesional

Istimewa/Kabartimurnews

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON - Gubernur terpilih Murad Ismail bertekad membangun dan membangkitkan Maluku  untuk bisa keluar dari predikat termiskin. Karena itu, tugasnya selaku kepala daerah akan bersinergi bersama Bupati dan Walikota se-Maluku dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat tanpa harus menjust daerah atau wilayah yang menjadi penyumbang kemiskinan.

Penegasan ini, disampaikan Murad Ismail kepada sejumlah wartawan, di Ambon, Rabu, kemarin. Menurutnya, sebagai kepala daerah tidak sepatutnya menjust daerah atau wilayah (Kabupaten atau Kota), di Maluku yang jadi penyumbang terbesar kemiskinan.

“Mestinya ada daerah atau wilayah yang miskin di Maluku, Kepala Daerah (Gubernur) harus mengambil peran mengelola berikut mencari indikator-indikator masalah agar mendapatkan solusi. Dengan demikian suasana yang terpuruk dengan kemiskinan tidak berkepanjangan,” papar Murad Ismail.

Bagi mantan Dankorps Brimob ini, Gubernur merupakan stabilisator  bagi 11 Kabupaten/Kota yang di Maluku. Dengan begitu, menurut dia, sangat tidak elok seorang pemimpin menjust “kata miskin” pada setiap bagian wilayah yang menjadi bagian dari otoritas kekuasaannya sendiri.

“Sebagai gubernur, saya adalah stabilisator dan dinamisator untuk seluruh kepala daerah di Maluku. Ketika saya resmi memimpin nanti, saya tidak akan menjust ada kabupaten atau kota sebagai daerah termiskin atau penyumbang kemiskinan,” paparnya.

Seraya menambahkan, ketika ada salah satu daerah (Kabupaten/Kota), yang miskin ketika memimpin, itu menjadi tanggung jawab dirinya untuk mengeluarkan daerah tersebut dari kemiskinan.

“Tugas seorang pemimpin atau gubernur kan demikian, bukan menjust atau menyalahkan, tapi mencari solusi untuk bagaimana bisa keluar dari kemiskinan yang menderah wilayah dimaksud,” paparnya.

Murad mengaku, di zaman Now  seperti saat ini,  menjadi pemimpin Maluku  bila tidak bekerja sungguh-sungguh, sudah pasti Maluku akan tetap dalam keterpurukan dan tidak bisa keluar predikat termiskin ke-tiga di Indonesia.

“Yang harus kita pikirkan adalah bagaimana kita bisa keluar dari kemiskinan? Bagaimana kita bisa mensejahterakan rakyat? Dan bagaimana kita bisa bangun Maluku kedepan untuk lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya,”tuturnya.

Dikatakan, pemimpin Maluku harus kerja jujur , benar dan kesuguan, jika tidak keterpurukan berikut kemiskinan akan “awet.” “Insya Allah! Saya akan jadi gubernur yang profesional kedepan, sehingga masyarakat Maluku bisa hidup damai dan sejahtera,” tutup Murad Ismail.

(MG5)

Penulis:

Baca Juga