Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

Satu Caleg Narkoba Ternyata DPO

badge-check


					Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON– BNN Maluku akhirnya menangkap Abdullah Sepa alias  AS, Calon Anggota Legislatif (Caleg) narkoba. AS ditangkap bukan karena urinenya positif narkoba. Tapi, Ia teranyata seorang DPO, yang kabur dari rumah tahanan BNN Maluku, tahun 2015 lalu.

Informasi yang dihimpun Kabar Timur, AS ditangkap di kawasan Jalan Sam Ratulangi, Kecamatan Sirimau Kota Ambon, beberapa hari lalu. Tertangkapnya AS, membongkar “aib” BNN Maluku yang selama ini tertutup rapat.

AS diketahui kabur 24 Desember 2015. Ia tidak sendiri, tapi bersama pelaku narkoba lainnya Ridwan H alias RH. Keduanya berhasil kabur setelah memotong jeruji besi, rumah tahanan BNN Maluku, Karang Panjang Ambon.

Berdasarkan laporan kasus narkoba nomor LKN/05/M/2015/BNNP 27 November 2015 lalu, AS ditangkap, belum genap sebulan. AS dan RH meringkuk di penjara, kemudian kabur  dari tahanan BNN Maluku bersama seorang rekannya.

Ternyata, pernyataan AS kabur dari penjara hanyalah “sandiwara” belaka untuk menipu publik Maluku. Sebab sebenarnya, AS tidak kabur tapi sengaja di lepas melalui sebuah transaksi “nakal” antara oknum BNN.

“AS tidak kabur tapi di keluarkan BNN Maluku. Ia dikeluarkan setelah membayar uang penebus sebesar Rp 30 juta kepada oknum BNN Maluku,” kata Sumber kepada Kabar Timur, Selasa (31/7).

Menanggapi hal itu, Kepala BNN Maluku Brigjen Pol. Rusno Prihardito yang dikonfirmasi Kabar Timur, melalui telepon genggamnya tidak menampik adanya informasi miring terkait transaksi “nakal” tersebut.

“Itu yang masih saya periksa. Ada beberapa oknum (di BNN Maluku). Saya belum tahu persis,” kata Rusno yang mengaku sedang berada di luar kota, kemarin.

Ia menjelaskan, pengungkapan jaringan narkotika di Maluku perlu melibatkan semua pihak, dengan teknik beragam, termasuk menggunakan jaringan mantan pemakai narkoba yang sudah sadar. Sebab, memutus jaringan narkotika tidaklah mudah, karena artinya memutus kesenangan sesaat seorang pemakai narkoba.

“Bentuk perlawanan dari sindikat narkotika juga menjadi tantangan yang menarik sekaligus Uji Nyali bagi pegawai BNNP, karena mereka (sindikat) akan mencoba melemahkan dengan berbagai cara agar pemberantasan narkoba bisa digoreng sesuai tujuan dari sindikat tersebut,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Lapas Ambon Perkuat Mental Spiritual Warga Binaan Selama Ramadhan

19 Februari 2026 - 11:42 WIT

Warga muslim di Leihitu Maluku Tengah puasa 1 Ramadhan Selasa

17 Februari 2026 - 20:42 WIT

Cetak Generasi Tangguh, Lanud Pattimura Gelar Persami KKRI 2026 bagi Pelajar Maluku

14 Februari 2026 - 19:19 WIT

Skandal UP3 Tanimbar, Dugaan Pelanggaran Prosedur Pembayaran Proyek Ratusan Miliar

7 Februari 2026 - 12:11 WIT

Maluku Raup Rp 6 Triliun dari Pajak Impor, Investasi Tembus Rp365 Triliun

6 Februari 2026 - 00:39 WIT

Trending di Maluku