Sekilas Info

Massa AGK Desak Gelar PSU

Ilustrasi

KABARTIMURNEWS.COM,TERNATE - Massa pendukung pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara (Malut) Abdul Ghani Kasuba dan M Ali Yasin (AGK/YA) berdemonstrasi mendesak KPU Malut menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) dan membatalkan hasil pleno sebelumnya.

“Kami meminta pihak penyelenggara baik KPU dan Bawaslu Malut agar segera melakukan PSU dan membatalkan hasil suara pleno penetapan pada Sabtu (7/7) lalu, karena kami menilai bahwa kedua lembaga penyelenggara ini memihak kepada salah satu pasangan calon lain,” kata koordinator aksi AGK/YA, Akmal Iskandar Alam dalam orasinya, di Ternate, Senin.

Demo yang dilakukan massa pendukung pasangan calon nomor urut 3 AGK/YA di halaman kantor KPU Malut ini, meminta agar KPU dan Bawaslu harus transparan karena berdasarkan data yang dimiliki bahwa terjadi pelanggaran di tiga daerah, yakni Kabupaten Pulau Morotai, Kepulauan Sula, dan Kabupaten Pulau Taliabu.

Menurut dia, jika KPU dan Bawaslu Malut tidak mengakomodir tuntutan mereka, maka pihaknya akan memobilisasi massa untuk menduduki kedua lembaga penyelenggara dan akan melakukan aksi demo besar-besaran.

Pihaknya menilai bahwa kedua lembaga penyelenggara untuk sengaja menutupi permasalahan yang terjadi saat pencoblosan pada 27 Juni lalu.

Selain itu, massa aksi menuntut jika pihak KPU dan Bawaslu Malut tidak mengeluarkan rekomendasi untuk melakukan PSU, maka mereka akan mendesak KPU dan Bawaslu RI untuk membekukan kedua lembaga penyelenggara di daerah ini, sebab mereka menilai bahwa sudah melanggar undang-undang.

Sebelumnya, KPU Malut telah menetapkan pasangan nomor 1 Ahmad Hidayat Mus dan Rivai Umar (AHM/Rivai) unggul dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Malut dengan total suara yang mereka peroleh adalah 176.993.

Sedangkan paslon nomor 2 Burhan Abdurahman dan Ishak Jamaludin (Bur/Jadi) meraih 143.416 suara, nomor urut 3 Abdul Ghani Kasuba dan M Ali Yasin (AGK/YA) mendapatkan 169.123 serta pasangan nomor urut 4 Muhammmad Kasuba dan Madjid Husen (MK/Maju) 65.202 suara, dengan suara sah 554,734 dan tidak sah 7.976. (AN/KT)

Penulis:

Baca Juga