KABARTIMURNEWS.COM.AMBON-Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon meluluskan 38 dokter baru untuk memperkuat ketersediaan tenaga medis dan mendukung pemerataan pelayanan kesehatan di Provinsi Maluku.
Rektor Unpatti Prof. Freddy Leiwakabessy di Ambon, Maluku, Rabu, mengatakan penambahan dokter baru tersebut menjadi bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan, terutama di wilayah Maluku yang memiliki karakteristik geografis kepulauan.
“Ketersediaan dokter menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Karena itu, lulusan Fakultas Kedokteran Unpatti diharapkan dapat mengambil peran dalam menjawab kebutuhan tenaga medis di berbagai daerah,” kata dia usai pengambilan sumpah dokter Unpatti.
Ia berharap para dokter baru tidak hanya mengandalkan kompetensi akademik dan profesional, tetapi juga memiliki kepedulian untuk mengabdi kepada masyarakat, termasuk di wilayah terpencil dan pulau-pulau yang masih menghadapi keterbatasan akses pelayanan kesehatan.
Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Kedokteran Unpatti dr. Laura B.S. Huwae mengatakan 38 dokter yang dilantik merupakan lulusan Angkatan 40 Periode November 2026 yang telah menjalani pendidikan tahap preklinik dan profesi dokter selama kurang lebih enam tahun.
Selama pendidikan profesi, para mahasiswa menjalani kepaniteraan klinik di sejumlah rumah sakit, puskesmas, dan fasilitas pelayanan kesehatan di Maluku, antara lain RSUD dr. M. Haulussy Ambon, RSKD Ambon, Rumah Sakit Latumetten, Rumah Sakit Bhayangkara, Rumah Sakit Ishak Umarella, Rumah Sakit Alfatah, dan Rumah Sakit Sumber Hidup.
Mereka juga menjalani praktik di Kantor Kesehatan Pelabuhan Ambon, Basarnas, Klinik Dokter Keluarga, serta sejumlah puskesmas dalam wilayah pelayanan Dinas Kesehatan Kota Ambon.
“Setelah menyelesaikan kepaniteraan klinik, mereka mengikuti Ujian Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD) yang dilaksanakan secara nasional sebagai ujian akhir untuk menentukan kelulusan dan kompetensi sebelum memperoleh gelar dokter,” katanya.
Laura menyebutkan, dengan tambahan 38 lulusan tersebut, FK Unpatti hingga November 2026 telah menghasilkan sebanyak 761 dokter.
Para dokter baru juga telah menandatangani pernyataan kesediaan untuk ditempatkan di wilayah Provinsi Maluku setelah menyelesaikan program internship.
Komitmen tersebut diharapkan dapat memperkuat distribusi tenaga medis sekaligus membantu meningkatkan jangkauan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah kepulauan. (AN/KT)
























