Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Internasional

Prancis Kritik Komisi Eropa Hadiri Pertemuan Perdana Dewan Perdamaian

badge-check


Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot Perbesar

Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot

KABARTIMURNEWS.COM.MOSKOW- Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot, Kamis (19/2) mengkritik Komisi Eropa karena berpartisipasi dalam pertemuan Board of Peace (Dewan Perdamaian) di Washington dan mendesaknya untuk menghormati hukum Eropa.

Sebelumnya, Politico melaporkan bahwa keputusan Komisi Eropa mengirim perwakilannya pada pertemuan perdana Dewan Perdamaian tanpa persetujuan Uni Eropa menimbulkan kejengkelan sejumlah negara anggota, termasuk Prancis dan Belgia.

“Komisi Eropa seharusnya tidak pernah berpartisipasi dalam pertemuan Board of Peace hari ini di Washington tanpa mandat dari Dewan Uni Eropa. Terlepas dari pertanyaan politik yang sah terkait Board of Peace, Komisi Eropa harus sepenuhnya menghormati hukum Eropa dan keseimbangan kelembagaan dalam segala situasi,” tulis Barrot di platform X.

Pada hari yang sama, juru bicara Kementerian Luar Negeri Prancis Pascal Confavreux mengatakan Prancis terkejut atas partisipasi Komisi Eropa tanpa mandat Uni Eropa. Ia menambahkan bahwa Komisi harus memberikan penjelasan atas keputusan tersebut.

Sebelumnya, Dewan Perdamaian menggelar pertemuan perdana di Washington dengan menghadirkan lebih dari 20 negara yang diwakili pada berbagai tingkatan.

Organisasi tersebut dibentuk pada Januari atas inisiatif Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang mengundang sekitar 50 negara untuk bergabung.

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Merasakan Islam dan Indonesia Yang Ramah di Masjid Al-Hikmah New York

22 Juli 2026 - 22:31 WIT

Wali Kota NYC Tantang Trump, Siap Tangkap Netanyahu atas Kejahatan Perang

21 Juli 2026 - 21:20 WIT

Media: AS Sulit Lindungi 50.000 Tentaranya Dari Serangan Iran

21 Juli 2026 - 21:07 WIT

Trump Kecam Tanggapan Iran Atas Usulan AS Untuk Akhiri Perang

11 Mei 2026 - 14:49 WIT

Tuntutan Berlebihan IranTolak Usulan Damai AS

11 Mei 2026 - 14:40 WIT

Trending di Internasional