Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Politik

Hayoto: Lima Tahun Raih WTP dan Kemiskinan Turun

badge-check


Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG), Faisal Hayoto Perbesar

Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG), Faisal Hayoto

KABARTIMURNEWS.COM.AMBON – Mantan Gubernur Maluku, periode 2024-2029, Murad Ismail, disebut sebagai pemimpin yang berhasil dalam menjabat daerah ini, lima tahun, lalu. Prestasi  yang tidak bisa dibantahkan adalah, berhasil meraih predikat WTP dari BPK RI, lima kali berturut-turut dan angka kemiskinan Maluku turun signifikan.

“Yang bilang Murad Ismail gagal dan Maluku tidak baik-baik saja, itu sebatas asumsi yang tidak berdasar pada data dan fakta alias hoaks. Angka kemiskinan turun, itu datanya resmi, bukan hoaks,” kata Ketua KNPI Maluku, Faisal Hayoto, dalam keterangan tertulisnya, yang diterima Redaksi Kabar Timur, Selasa, 29 November 2024.

Selain, angka kemiskinan yang turun dari tahun ke tahu, selama memimpin Maluku, berdasarkan data dari BPS, Hayoto mengatakan, meraih predikat WTP dari BPK RI, merupakan indicator yang terpenting dalam pengelolaan daerah dan keuangan, selama memimpin Maluku.

Kerena itu, lanjut Hayoto, kempimpinan Murad Ismail dalam membangun Maluku adalah salah satu contoh kepemimpinan yang inspiratif di Indonesia.

“Sebagai Gubernur Maluku, Murad Ismail telah tunjukan komitmen memajukan daerah ini dengan berbagai program dan kebijakan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Dalam konteks ini, kita perlu melihat beberapa aspek kunci dari kesuksesan kepemimpinan Murad Ismail,” kata Faisal Hayoto, yang juga politisi Partai Golkar Maluku ini.

Dikatakan, Murad Ismail memahami tantangan yang dihadapi Maluku.  Maluku, sebagai salah satu provinsi dengan kekayaan sumber daya alam yang melimpah, memiliki potensi ekonomi yang besar.

Namun, lanjut dia, tantangan seperti infrastruktur yang kurang memadai, pendidikan yang belum optimal, dan masalah kesehatan masyarakat perlu ditangani dengan serius. “Kesuksesan Murad Ismail terletak pada kemampuannya merumuskan strategi yang tepat mengatasi tantangan-tantangan tersebut,” ujarnya.

Dia mengatakan, salah satu langkah awal yang diambil Murad Ismail adalah meningkatkan infrastruktur di Maluku. “Dalam beberapa tahun terakhir, kita telah melihat perbaikan yang signifikan dalam akses transportasi, termasuk pembangunan jalan, jembatan, dan Pelabuhan,” sambungnya.

Menurutnya, hal ini penting karena infrastruktur yang baik akan mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan konektivitas antar daerah. “Dengan infrastruktur yang lebih baik, masyarakat Maluku dapat lebih mudah mengakses pasar, pendidikan, dan layanan Kesehatan,” kata Hayoto.

Masih menurut Hayoto, selain infrastruktur, Murad Ismail, juga memprioritaskan sektor pendidikan. “Dalam pandangannya, pendidikan kunci untuk memajukan Masyarakat,” terang Hayoto.

Karena itu, tambah dia, di bawah kepemimpinan Murad Ismail, berbagai program pendidikan telah diluncurkan, mulai dari peningkatan kualitas guru hingga penyediaan fasilitas pendidikan yang memadai.

“Murad Ismail menyadari bahwa generasi muda adalah harapan masa depan Maluku, dan dengan memberikan pendidikan yang berkualitas, ia berupaya menciptakan sumber daya manusia yang kompeten dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global,” papar Putera Pulau Seram ini.

Ditambahkan, kesuksesan dalam membangun Maluku juga dapat dilihat dari upaya Murad Ismail,  dalam meningkatkan layanan kesehatan. “Kita lihat melalui program-program kesehatan yang terintegrasi, Murad Ismail berusaha memastikan bahwa masyarakat Maluku mendapatkan akses yang lebih baik terhadap layanan Kesehatan,” urainya.

Salah satu, kata dia, pembenahan fasilitas kesehatan dan peningkatan jumlah tenaga medis menjadi fokus utama. “Murad Ismail berkomitmen meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, yang pada gilirannya akan berkontribusi pada produktivitas dan kesejahteraan Masyarakat,” Hayoto mengatakan.

Selain itu, tambah dia, Murad Ismail juga memperhatikan pengembangan ekonomi local dengan mendorong sektor perikanan, pertanian, dan pariwisata sebagai pilar utama perekonomian Maluku.

Dijelaskan, mengoptimalkan potensi sumber daya alam yang ada, Murad Ismail berupaya menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

“Program-program pemberdayaan masyarakat juga digalakkan untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan masyarakat dalam mengelola usaha kecil dan menengah. Dengan cara ini, kesenjangan ekonomi di Maluku dapat berkurang, dan masyarakat dapat lebih mandiri secara ekonomi,” terangnya.

Karena itu, lanjut dia, dalam membangun Maluku, Murad Ismail,  tidak hanya fokus pada aspek ekonomi, tetapi juga pada aspek sosial dan budaya. Menurutnya, Murad Ismail menyadari bahwa keberagaman budaya Maluku adalah salah satu aset berharga yang perlu dilestarikan.

“Murad Ismail mendorong program-program pelestarian budaya dan kebudayaan lokal untuk memperkuat identitas Maluku. Melalui kegiatan seni dan budaya dan berusaha memupuk rasa kebersamaan dan saling menghargai di antara masyarakat yang memiliki latar belakang yang berbeda,” kata Faisal Hayoto lagi.

Bahkan, sikap transparansi dan akuntabilitas dalam pemerintahan juga merupakan salah satu  berkomitmen pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi.

“Dengan melibatkan masyarakat dalam pengawasan dan pelaksanaan program-program pemerintah, Murad Ismail berupaya menciptakan pemerintahan yang responsif terhadap kebutuhan rakyat.  Ini penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan menciptakan partisipasi aktif masyarakat dalam Pembangunan,” Hayoto menjelaskan.

Kendati begitu, Hayoto mengaku, pelbagai yang telah diraih, tantangan tetap ada.  “Masih banyak pekerjaan rumah “PR” yang harus diselesaikan untuk memastikan bahwa pembangunan Maluku berjalan secara berkelanjutan,” katanya.

Oleh karena itu, lanjut dia, penting bagi Murad Ismail untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan perubahan yang ada. “Kerjasama antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta menjadi kunci untuk mencapai tujuan bersama,” urainya.

Dia menyarakan, kedepannya, Murad Ismail, perlu terus mendorong partisipasi masyarakat dalam berbagai program pembangunan. Dengan melibatkan masyarakat secara langsung,  kata dia, diharapkan mereka tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga menjadi pelaku utama dalam pembangunan daerah.

“Ini akan menciptakan rasa memiliki dan tanggung jawab bersama dalam membangun Maluku ke arah yang lebih baik,” harap dia.

Diendingnya, Hayoto mengaku, secara keseluruhan, kesuksesan Murad Ismail, membangun Maluku adalah hasil dari komitmen, visi yang jelas, dan kerja keras. Dengan pendekatan yang holistik dan inklusif, Murad Ismail telah berhasil menciptakan perubahan yang positif di Maluku.

“Masyarakat Maluku kini memiliki harapan baru untuk masa depan yang lebih baik. Keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi pemimpin lainnya di Indonesia untuk terus berjuang demi kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah. Melalui kepemimpinan yang visioner dan berbasis pada kebutuhan rakyat, kita dapat mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan Sejahtera,” tutup Hayoto. (KT)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Gakkum ESDM Resmi Tetapkan 25 Tersangka, 13 Lainnya DPO di Kasus Tambang Emas Gunung Botak Maluku

26 Juni 2026 - 02:02 WIT

Kodaeral Ambon Latihan Tempur di Atas KRI Dorang

25 Juni 2026 - 01:20 WIT

TNI Bersihkan Jalur Groundbreaking Megaproyek Blok Masela

25 Juni 2026 - 01:17 WIT

Jaksa Kandaskan Ambisi Bebas Mantan Bupati KKT

25 Juni 2026 - 01:12 WIT

Gandeng Unpatti, Gakkum ESDM Dorong Kajian Ilmiah Demi “Selamatkan” Gunung Botak

24 Juni 2026 - 14:05 WIT

Trending di Maluku