Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Pilkada

Ini Penyebab Murad Ismail Tidak Lagi Jadi Prioritas PAN di Pilkada Maluku

badge-check


Ini Penyebab Murad Ismail Tidak Lagi Jadi Prioritas PAN di Pilkada Maluku Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM.AMBON – Partai Amanat Nasional (PAN), Wilayah Maluku, tiba-tiba membuka pendaftaran dan penjaringan Calon Kepala Daerah, baik tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota dilakukan terbuka dan tidak lagi tertutup sebagaimana yang disampaikan sebelumnya.

PAN Wilayah Maluku sudah resmi mengumumkan itu, lewat juru bicaranya, Husein Lessy, kepada wartawan Jumat, 19 April 2024, malam. Menurut Lessy, yang dilakukan pihaknya ini berdasarkan adanya instruksi dari DPP PAN, di Jakarta.

“Yang kita lakukan ini, setelah pihaknya DPD PAN Wilayah Maluku, menrima surat berupa instruksi dari DPP PAN,” kata Lessy. Surat tersebut, tambah dia, mengubah skema penjaringan dari tertutup menjadi terbuka.

Informasi lain yang diperoleh Kabartimurnews.com, menyebutkan, perubahan skema dari tertutup dengan memprioritaskan Murad Ismail sebagai calon tunggal PAN di Pilkada Maluku, berubah setelah ada “prahara” di internal PAN Wilayah Maluku.

“Ada intrik-intrik yang sudah disetting untuk singkirkan Wahid Laitupa dari Ketua Wilayah PAN Maluku. Bahkan, skema ini sudah jalan. Jadi Pak Wahid itu, mau “ditendang” dari jabatan Ketua Wilayah,” ungkap sumber Kabartimurnews.com, dari internal PAN Maluku, Sabtu, 20 April 2024.

Dari informasi itu, kemudian muncul “prahara.” PAN Wilayah Maluku terpecah jadi dua kubuh. Kubu Wahid dan kubu Ibrahim R. Selanjutnya, Wahid Cs menyurati DPP PAN.

“Dari situlah muncul surat perintah PAN, prihal membuka penjaringan bakal calon kepala daerah dilakukan secara terbuka,” beber sumber itu.

Selain itu, kerja-kerja politik pada Pemilihan Legislatif (Pileg), lalu, oleh kubu Ibrahim Cs dilakukan secara individu dan tidak prioritaskan partai. Tak heran, perolehan suara PAN di Maluku tidak signifikan.

Kendati, ada satu kursi PAN untuk DPR-RI dari Dapil Maluku, tapi suara untuk Caleg di 11 Kabupaten/Kota, minim. Ini terbukti dari perolehan suara Pileg yang hanya buncit, pada Caleg DPR RI.

“Untuk DPRD Maluku hanya 3 kursi. Jadi prioritas kerja politik hanya pada individu semata,” sebut sumber itu. Menurut dia, mestinya PAN harus menjadi pemenang, jika kerja-kerja politik di Pileg kompak dan tidak kerja sendiri-sendiri,” beber dia.

Dia mengaku, saat ini ada upaya atau settingan menjadikan Widiya Pratiwi Murad Ismail, menjadi Ketua Wilayah PAN Maluku. Informasi ini sudah diketahui seluruh kader PAN Maluku. (KT)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Ketum Golkar Perintah Musda Golkar Kota Ambon Tunda

30 April 2026 - 13:51 WIT

Gurita “Mafia Tambang” di SBB Terbongkar, Bareskrim Bidik Jaquelin Sahetapy  

30 April 2026 - 01:02 WIT

Maluku Mulai Hilirisasi Massal Pala dan Kelapa

29 April 2026 - 23:37 WIT

Pelni Ambon Ganti Kerusakan Rumah Warga Akibat Ditabrak Kapal

29 April 2026 - 10:45 WIT

Polisi Sebut Kapal Tabrak Permukiman di Banda Disebabkan Gangguan mesin

29 April 2026 - 10:38 WIT

Trending di Maluku