Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Kriminal dan Hukum

Jaksa Lidik Dugaan Korupsi di RSUD Namlea

badge-check


Kasi Penkum dan Humas Kejati Maluku Wahyudi Kareba Perbesar

Kasi Penkum dan Humas Kejati Maluku Wahyudi Kareba

KABARTIMURNEWS.COM.AMBON – Kasi Penkum dan Humas Kejati Maluku Wahyudi Kareba mengatakan jaksa hingga kini masih melakukan penyelidikan terhadap perkara dugaan tindak pidana korupsi dana BPJS Kesehatan 2020 hingga Juni 2023 pada RSUD Namlea, Kabupaten Buru.

“Untuk perkara dugaan korupsi BPJS Kesehatan di RSUD Namlea ini statusnya masih penyelidikan,” kata Wahyudi di Ambon, Minggu (22/10).

Menurut dia, munculnya dugaan korupsi dana BPJS Kesehatan ini setelah sejumlah dokter spesialis bersama tenaga medis RSUD Namlea sejak pertengahan tahun ini melakukan aksi mogok kerja.

“Tindakan ini mereka lakukan akibat diduga para dokter spesialis dan tenaga medis belum mendapatkan hak-hak mereka,” ucap Wahyudi.

Hak tenaga medis yang dimaksudkan berupa pembayaran insentif atau tunjangan tambahan penghasilan (TTP) yang belum dilakukan Pemerintah Kabupaten Buru.

“Karena status perkaranya masih di tahap penyelidikan maka jaksa baru sebatas melakukan pengumpulan data dengan memanggil sejumlah pihak untuk dimintai keterangan,” jelas Wahyudi.

Termasuk di antaranya Direktur RSUD Namlea dr. Helmy Koharjaya juga bakal dipanggil untuk dimintai keterangan.

“Dana BPJS Kesehatan yang masuk ke kas daerah Pemkab Buru sejak 2020 hingga Juni 2023 disebutkan sekitar Rp26,5 miliar, namun para dokter spesialis dan tenaga media belum menerima hak-hak mereka,” kata Wahyudi. (AN/KT)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Gakkum ESDM Resmi Tetapkan 25 Tersangka, 13 Lainnya DPO di Kasus Tambang Emas Gunung Botak Maluku

26 Juni 2026 - 02:02 WIT

Kodaeral Ambon Latihan Tempur di Atas KRI Dorang

25 Juni 2026 - 01:20 WIT

TNI Bersihkan Jalur Groundbreaking Megaproyek Blok Masela

25 Juni 2026 - 01:17 WIT

Jaksa Kandaskan Ambisi Bebas Mantan Bupati KKT

25 Juni 2026 - 01:12 WIT

Gandeng Unpatti, Gakkum ESDM Dorong Kajian Ilmiah Demi “Selamatkan” Gunung Botak

24 Juni 2026 - 14:05 WIT

Trending di Maluku