Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Amboina

BMKG: Tinggi Gelombang Turun Tapi Tetap Waspada

badge-check


Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON, – Meski tinggi gelombang perairan Maluku mulai berangsur turun masyarakat diminta tetap waspada. Terkait itu Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Metereologi Maritim Pattimura Ambon mengeluarkan peringatan dini tinggi gelombang di perairan Maluku.

BMKG Stasiun Metereologi Maritim Pattimura Ambon kembali merilis prakiraan tinggi gelombang yang berpeluang mencapai 1,25 – 2,50 meter atau katagori sedang.

Prakirawan BMKG Aneras Wulan S. dalam rilisnya Selasa (19/7) menyebut, pola angin wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Selatan – Barat dengan kecepatan angin berkisar 5 – 20 knot.

Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Timur – Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 5 – 25 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan utara Sabang, Perairan selatan Jawa hingga NTT, Laut Jawa, Perairan Kep. Sermata – Kep. Tanimbar, Laut Banda dan Laut Arafuru.

Sehubungan dengan itu, BMKG memprakirakan tinggi gelombang antara 2.50 – 4.00 meter (tinggi), berpeluang terjadi di : Laut Seram, Perairan Pulau Buru, Perairan Ambon–Lease, Perairan Selatan Pulau Seram, Laut Banda, Perairan Kepulauan Tanimbar, Perairan Kepulauan Sermata–Leti, Perairan Kepulauan Babar, Perairan Kepulauan Kai, Perairan Kepulauan Aru dan Laut Arafuru.

“Sehingga warga dihimbau tetap waspada, saat beraktivitas di wilayah yang berpeluang terjadinya gelombang tersebut,” ingat Prakirawan BMKG Aneras Wulan S. (KTA)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Ketum Golkar Perintah Musda Golkar Kota Ambon Tunda

30 April 2026 - 13:51 WIT

Gurita “Mafia Tambang” di SBB Terbongkar, Bareskrim Bidik Jaquelin Sahetapy  

30 April 2026 - 01:02 WIT

Musda Golkar Ditunda, Ketua Panitia Sutan Marsida Mundur

30 April 2026 - 00:38 WIT

Musda Golkar Kota Ambon Resmi Ditunda

29 April 2026 - 23:55 WIT

Maluku Mulai Hilirisasi Massal Pala dan Kelapa

29 April 2026 - 23:37 WIT

Trending di Maluku