Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

Speedboat Berpenumpang 10 Orang Suporter Sepakbola Hilang Kontak

badge-check


Speedboat Berpenumpang 10 Orang Suporter Sepakbola Hilang Kontak Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON- Speedboat berpenumpang 10 orang suporter sepakbola dari Desa Kanara, Pulau Kur, hendak menuju Kecamatan Kur Selatan, Pulau Mangur, Kabupaten Maluku Tenggara, hilang kontak, Selasa (2/6). Sejak pukul 09.50 WIT sampai malam ini, speedboat naas itu belum ditemukan.

Kepala Basarnas Ambon, Muslimin, mengaku, peristiwa itu berawal ketika warga hendak memberikan semangat kepada tim sepakbola mereka. Sebanyak 6 unit speedboat keluar dari Desa Kanara hendak menuju Desa Manggur pukul 09.00 WIT.

Di tengah perjalanan, atau tepatnya di perairan Desa Hirit, speedboat tersebut diketahui mendahului lima unit speedboat lainnya.

“Speedboat berpenumpang 10 orang itu mendahului rombongan lima speedboat. Tapi lima speedboat yang dari belakang tiba duluan di Desa Manggur. Sementara yang terpisah belum sampai saat ini,” kata Muslimin.

Muslimin mengaku menerima informasi kejadian yang membahayakan manusia di laut itu pukul 20. 55 WIT. Pihaknya telah mengerahkan tim SAR Pos Tual melakukan pencarian.

“Tim berangkat berangkat pukul 21.55 WIT menuju lokasi duga 05°28.130’S- 131°56.794’E Perairan Pulau Kur. Tim diperkirakan tiba besok pukul 04.00 WIT,” terangnya.

Dia mengaku, selain tim SAR Pos Tual, proses pencarian dengan menggunakan KN Salawaku, juga melibatkan TNI Angkatan Udara, Angkatan Laut, dan Angkatan Darat di Kota Tual, Polres dan PLP Tual.

“Nama korban dalam speedboat adalah Lapuji Tatroman (29), Amir Jali Tatroman (20), Joni Tatroman (16), Umar Tatroman (16), Abu Fakir Tatroman (18), Aisya Tatroman (40/P), Base Tatroman (26), Jalila Tatroman (25/P), Waisya Tatroman (26/P) dan Afrizal Tatroman (14),” tandasnya.
(KTC)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Ketum Golkar Perintah Musda Golkar Kota Ambon Tunda

30 April 2026 - 13:51 WIT

Gurita “Mafia Tambang” di SBB Terbongkar, Bareskrim Bidik Jaquelin Sahetapy  

30 April 2026 - 01:02 WIT

Maluku Mulai Hilirisasi Massal Pala dan Kelapa

29 April 2026 - 23:37 WIT

Pelni Ambon Ganti Kerusakan Rumah Warga Akibat Ditabrak Kapal

29 April 2026 - 10:45 WIT

Polisi Sebut Kapal Tabrak Permukiman di Banda Disebabkan Gangguan mesin

29 April 2026 - 10:38 WIT

Trending di Maluku