Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

Warga Temukan Granat Aktif

badge-check


Warga Temukan Granat Aktif Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Warga Dusun Amalatui, Jembatan 2 Desa Suli, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, digemparkan dengan penemuan granat nanas saat menggali kuburan.

Penemuan itu baru diketahui setelah Praka Yusuf, anggota Rindam XVI/Pattimura melaporkan kepada temannya Brigpol Fadlul Tawainela, anggota Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Rabu (24/7).

Kasubbag Humas Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Ipda Julkisno Kaisupy mengungkapkan, bahan peledak mematikan ini ditemukan sekira pukul 11.00 WIT.

Penemuan tersebut diketahui anggota TNI Angkatan Darat tersebut saat berada di bengkel Baim (38). Lelaki 35 tahun itu diberitahu jika granat ditemukan warga dan kini sedang diletakan di bawah pohon lansa.

“Warga bilang sebuah granat ditemukan saat menggali kubur Senin kemarin. Saksi Yusuf lalu pergi melihat benda tersebut, dan ternyata benar,” kata Kaisupy.

Setelah melihat granat yang kondisinya sudah lama, tapi masih lengkap dengan pemicunya, Yusuf menghubungi Brigpol Fadlul Tawainela melalui telepon genggamnya.

“Setelah mendapat laporan itu, penemuan tersebut kemudian diteruskan kepada Polsek Salahutu. Oleh Polsek Salahutu melaporkan kepada tim Gegana Brimob Polda Maluku,” tambah Kaisupy.

Benda berdaya ledak tinggi itu kini telah diamankan tim Jihandak Brimob ke Markas Brimob Polda Maluku untuk dilakukan penguraian.

Uceng, penjaga lahan kuburan mengatakan benda mematikan ini ditemukan di lokasi kuburan keluarga milik Bapak Umar. Pria 60 tahun tersebut lalu meminta seorang pemuda yang menemukan agar meletakannya di bawah pohon lansa. “Evakuasi granat oleh tim Gegana Brimob Polda Maluku  berakhir pukul 13.00 Wit,” ujarnya. (CR1)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Ketum Golkar Perintah Musda Golkar Kota Ambon Tunda

30 April 2026 - 13:51 WIT

Gurita “Mafia Tambang” di SBB Terbongkar, Bareskrim Bidik Jaquelin Sahetapy  

30 April 2026 - 01:02 WIT

Maluku Mulai Hilirisasi Massal Pala dan Kelapa

29 April 2026 - 23:37 WIT

Pelni Ambon Ganti Kerusakan Rumah Warga Akibat Ditabrak Kapal

29 April 2026 - 10:45 WIT

Polisi Sebut Kapal Tabrak Permukiman di Banda Disebabkan Gangguan mesin

29 April 2026 - 10:38 WIT

Trending di Maluku